Melayat Sani, Soerya: Kami Menyelesaikan Tugas Bersama dengan Baik

1723
Pesona Indonesia
Sani-Soerya saat sama-sama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur  periode 2011-2015. Foto: dok Tanjungpinangpos
Sani-Soerya saat sama-sama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2011-2015. Foto: dok Tanjungpinangpos

batampos.co.id – Menjadi lawan politik saat Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 dengan pemenang Sani, tak membuat Soerya Respationo sakit hati. Ia menunjukkan jiwa besarnya dengan mengakui kekalahan setelah gugatannya di MK dimenagkan Sani.

Bahkan, Sabtu (9/4/2016), sebelum Sani dimakamkan, Soerya kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang berjiwa besar. Ia hadir di kediaman Sani di jalan Cempedak, Kota Tanjungpinang. Ia mengucapkan belasungkawa yang mendalam.
“Saya pernah lima tahun bersama almarhum, kami sama-sama tahu karakter kami masing-masing. Selama lima tahun gelombang pasang surut tetap ada. Tetapi Alhamdulillah kita bisa sama-sama menyelesaikan tugas secara bersama,” ujar Soerya.
Disinggung apakah dirinya menyimpan rasa tidak suka terhadap sikap Gubernur Sani? Soerya mengatakan dalam bekerja dirinya dan almarhum adalah mitra dan saling mengisi.
“Sama halnya seperti rumah tangga, suka dan tidak suka pasti ada. Tapi bagi saya hal itu sudah tidak dipersoalkan lagi. Saya mendoakan almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” jawab Soerya.
Sekitar setengah jam Soerya dan sejumlah kader PDIP berada di rumah Sani. Ia kemudian pamit karena ada kegiatan partai yang harus ia hadiri.
Ya, sebelum menjadi rival di Pilkada Gubernur Kepri, Soerya pernah bersama Sani selama lima tahun membangun Kepri.
Hubungan mereka memang pasang surut, namun keduanya tetap tampil bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat. (eggi/jpg/nur)

Respon Anda?

komentar