TNI Yakin Bisa Bebaskan Sandera, Sayang Filipina Belum Mengizinkan

1565
Pesona Indonesia
Pasukan katak, salah satu tim yang dipersiapkan untuk membebaskan 10 WNI yang disandera di Filipina. Foto: istimewa
Pasukan katak, salah satu tim yang dipersiapkan untuk membebaskan 10 WNI yang disandera di Filipina. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Tatang Sulaiman mengatakan, pihaknya masih memantau perkembangan sandera WNI melalui otoritas di Filipina.

Menurutnya, saat ini pihat angkatan bersenjata Filipina tengah berusaha dengan berbagai cara untuk membebaskan sandera.

’’Kita berharap semua berjalan sesuai keinginan, yaitu cepat dan aman,’’ ujarnya di Jakarta, Sabtu (9/4/2016). Sementara terkait kesiapan TNI, Tatang menegaskan pihaknya dalam posisi siap.

Bahkan, berbagai skenario telah dipersiapkan TNI yang kini berada di Tarakan, Kalimantan Utara. Namun, dengan alasan keamanan, mantan Kapala Staf Kodam (Kasdam) XVII Cendrawasih itu enggan membeberkannya.

Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Agus Supriatna yakin TNI mampu melakukan operasi pembebasan.

’’Kita mampu memantau gerak orang pada satu titik. Mau sembunyi di mana kita bisa tangkap,’’ ujar Agus di Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Namun, mengingat belum ada izin dan permintaan bantuan oleh otoritas Filipina, TNI belum bisa melakukan upaya operasi pembebasan.

’’Kita sudah siap. Semua sudah ada di Tarakan. Tinggal menunggu mandat dari Filipina,’’ tutur Marsekal kelahiran Bandung tersebut. (bil/owi/far/sof/jpgrup)

Baca Juga:
> Militer Filipina Bentrok dengan Abu Sayyaf, Pemerintah Klaim 10 WNI Masih Aman
> Abu Sayyap Akhirnya Bebaskan Satu Orang Sandera
> Sandera Abu Sayyaf: 10 WNI, 1 Italia, 1 Belanda, 2 Kanada, 1 Norwegia, 3 bakal Dieksekusi Hari Ini
> Batas Tebusan Sandera Berakhir Hari Ini, Retno: 10 WNI Masih Hidup
> Perusahaan Siap Tebus Peter Cs, Warga Batam yang Disandera Abu Sayyaf
> 4 WN Malaysia yang Diculik Diduga Sudah di Markas Abu Sayyaf
> 4 Bulan Lalu, WN Malaysia Dipenggal Militan Abu Sayyaf
> Ini Nama 4 WN Malaysia yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal TG Massive 6 Dirompak, 4 WN Malaysia Disandera, 2 WNI Lolos
> Batas Pembayaran Tebusan Diperpanjang 8 April, 10 WNI yang Disandera Dipecah Dua
> Pulang dari Filipina, Menlu Yakinkan 10 WNI yang Disandera Masih Aman
> Batas Waktu Pemberian Tebusan Habis, Keluarga 10 WNI Disandera Abu Sayyaf Khawatir
> Abu Sayyaf Banyak Link di Indonesia, Ini Saran Mantan Kombatan Filipina
> Batas Pembayaran Tebusan Berakhir Hari Ini, Menlu: 10 WNI yang Disandera Masih Hidup
> Filipina Tolak TNI Ikut Bebaskan Sandera Abu Sayyaf
> Peter Cs Disandera Militan Abu Sayyaf Bersama 11 WNA
> Lokasi 10 WNI Disandera Sudah Diketahui, Tapi…
> Kalau Abang Tak Berangkat Kita Makan Apa? Eh, Ditangkap Militan Abu Sayyaf
> Tolong Selamatkan Peter dari Penyanderaan Abu Sayyaf!
> Menhan RI Kontak Menhan Filipina untuk Operasi Pembebasan Sandera
> Kapten Kapal yang Disandera Militan Abu Sayyaf Ber-KTP Batam
> Inilah Kekuatan Operasi Pembebasan 10 WNI yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> 10 WNI Disandera Militan Abu Sayyaf, Jokowi Kumpulkan Petinggi TNI
> Menanti Pasukan Khusus TNI Selamatkan 10 WNI yang Disandera di Filipina
> Ini Foto-Foto Kapten Kapal TB Brahma 12 yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal WNI yang Disandera Bawa 7.000 Ton Batu Bara
> 10 WNI Disandera, Militan Abu Sayyaf Minta Rp 15 Miliar

Respon Anda?

komentar