Danlanud: Mewujudkan NKRI Tidak Parsial tapi Harus Integral

651
Pesona Indonesia
Danlanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan menyerahkan alat kebersihan kepada warga Kampung Penagi bersempena HUT ke-70 TNI AU di Lanud Ranai, Kamis (31/3). foto:aulia rahman/batampos
Danlanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan menyerahkan alat kebersihan kepada warga Kampung Penagi bersempena HUT ke-70 TNI AU di Lanud Ranai, Kamis (31/3). foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Peringatan HUT TNI Angkatan Udara ke 70 dilaksanakan secara sederhana namun khidmat di lapangan upacara Lanud Ranai, Sabtu lalu. Danlanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan memimpin peringatan tersebut

Usai upacara dilanjutkan ramah tamah dengan seluruh tamu undangan dan pemberian tali asih kepada Pelda Purn H Hasyim dan Ny Maimunah.

Sebagai rangkaian kegiatan, Lanud Ranai telah mengadakan karya bakti di Kampung Penagi, jalan santai dan aerobik, donor darah dan ziarah di TMP Ranai Kabupaten Natuna.

Upacara dihadiri berbagai satuan, diantaranya Lanud Ranai, Lanal Ranai, Kompi C 134/TS, Satrad 212, Polres Natuna, Satpol PP dan Satuan Damkar.

Danlanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan dalam sambutannya mengatakan, dimensi kedirgantaraan yang menjadi ruang pengabdian TNI Angkatan Udara akan terus berkembang dengan spektrum yang semakin cepat, luas dan signifikan.

Kasau kata Danlanud, menyatakan luas wilayah Republik Indonesia tiga pertiganya adalah udara yang harus dikelola secara bersama-sama, agar mampu mengontrol seluruh ruang udara nasional.

“Untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, secara mutlak perlu didukung oleh kekuatan udara yang kapabel,” kata Danlanud.

Danlanud, mengatakan bahwa TNI AU akan lebih profesional, mampu menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks, sehingga prajurit Angkatan Udara akan terus meningkatkan kemampuannya bukan hanya formal tapi juga secara informal yang selaras dengan kemajuan teknologi.

“Poros maritim yang dicanangkan Presiden RI perlu didukung bukan hanya dari TNI AL tapi juga TNI AU. Mewujudkan NKRI secara utuh, tidak parsial tapi harus integral semuanya,” terang Danlanud.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar