Pemilihan Rektor UMRAH Tertunda, Kemenristek Dikti Minta Tiga Nama

1012
Pesona Indonesia
Winata Wira. Foto: Fatih/batampos
Winata Wira. Foto: Fatih/batampos

batampos.co.id – Pelaksanaan pemilihan langsung Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang periode 2016-2020 tertunda.

Sejatinya, pemilihan yang diagendakan berlangsung Senin (11/4/2016) pagi ini batal lantaran ada intruksi langsung yang datang dari Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi.

Ketua Panitia Pemilihan, Winata Wira mengungkapkan, pihak kementerian meminta kepada Dewan Senat UMRAH Tanjungpinang bisa mengirimkan paling sedikit tiga nama calon rektor.

“Tapi, dari tahapan yang sudah dilalui, kami hanya menjaring dua nama saja,” kata Wira, Minggu (10/4/2016).

Apa yang dimaui Kemenristek Dikti, sambung Wira, selaras dengan Permenristek Dikti Nomor 1 Tahun 2015 maupun Statuta UMRAH yang berbunyi bahwasanya pemilihan rektor paling sedikit melibatkan tiga nama calon.

Semenetara, hingga batas terakhir pendaftaran, hanya Abdul Malik dan Syafsir Akhlus yang sudah memastikan mengikuti kontestasi pemilihan rektor masa jabatan empat tahun ke depan ini.

Wira menambahkan, sebelumnya panitia pemilihan maupun jajaran Dewan Senat UMRAH Tanjungpinang optimistis pemilihan bakal melibatkan minimal tiga nama calon rektor. Mengingat saat itu, ada lima kandidat yang secara de facto memenuhi syarat sebagai bakal calon.

Ada Profesor Syafsir Akhlus yang notabene rektor petahana, ada Wakil Rektor I Profesor Firdaus LN, ada Doktor Bustami yang kini Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, lalu Doktor Abdul Malik yang sedang menjabat sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan terakhir ada Doktor Novrizal yang masih aktif menjabat Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat.

“Tapi rupanya hanya Profesor Akhlus dan Doktor Malik saja yang mendaftar dan sudah mengikuti tahapan sampai adu visi-misi,” ungkap Wira.

Intruksi Kemenristek Dikti ini membuat Dewan Senat bakal kembali melangsungkan rapat Senin (11/4) pagi ini di Dompak. Rapat ini, kata Wira, guna membahas langsung kemungkinan-kemungkinan yang bisa dilakukan guna memenuhi persyaratan minimal tiga nama calon tersebut.

Apakah melalui rapat ini bakal terjadi perubahan tahapan atau bahkan yang paling buruk sekali pun, mengulang kembali segala tahapan? Pasalnya, saat ini tahapan pemilihan rektor sudah sampai di tingkat akhir.

Sebelumnya, Malik dan Syafsir juga sudah menyampaikan visi-misinya.  Akan pertanyaan serta kemungkinan ini Wira belum bisa menanggapi. “Kalau kami selaku panitia, tergantung hasil rapat besok (hari ini, red),” pungkasnya. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar