Pesan Terakhir Gubernur untuk Pembangunan Kepri

857
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Muhammad Sani. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
 Muhammad Sani saat masih hidup. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri, Heru Sukmoro mengungkapkan kalau dirinya pada Jumat (8/4) lalu, almarhum Gubernur Sani sempat mempertanyakan terkait kelanjutan penyelesaian pembangunan Jembatan I Dompak, Tanjungpinang dan Tanggul Urung, Kundur.

“Saya dipanggil ke Jakarta oleh Pak Gubernur pada hari itu. Dan dia masih sempat mempertanyakan terkait progres Jembatan I Dompak dan rencana kelanjutan tanggul Urung, Kundur,” ungkap Heru, Minggu (10/4).

Pada pertemuan tersebut kata Heru, almarhum mengatakan baik Jembatan I Dompak maupun Tanggul Urung sudah lama dinanti-natikan masyarakat. Atas dasar itu, ia berharap pembangunannya bisa cepat dilesaikan. Ditegaskannya, Dinas PU Kepri tetap berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan bidang yang mereka tangani.

“Kita tetap berkomitmen untuk terus membangunan Kepri sesuai dengan tugas dan tanggungjawab kita. Tentunya akan tetap mengacu pada RPJMD mendatang,” jelas Heru.

Seperti diketahui, saat masih hidup, dalam rapat konsultasi penyusunan RPJMD Provinsi Kepri di Aula Kantor Gubernur Kepri, Senin (29/3) lalu, almarhum Gubernur Sani mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri akan melanjutkan pembangunan tanggul Urung, Kundur, pada tahun 2017 mendatang. Kegiatan yang bermasalah dengan hukum tersebut masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri 2016-2021.

“Salah satu pekerjaan di bidang infrastruktur yang harus kita selesaikan adalah pembangunan tanggul dari Urung ke Kundur sepanjang 17 kilometer,” ujar Almarhum Gubernur pada waktu itu.

Dijelaskannya, penyelesaian tanggul tersebut menjadi prioritas, lantaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain berfungsi untuk mencegah masuknya air laut ke perkebunan masyarakat, tanggul tersebut juga akan diplot sebagai jalan lingkar dari Urung ke Kundur.

“Kesejahteraan masyarakat adalah hal terpenting. Infrastruktur tersebut dirancang adalah cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, almarhum Gubernur juga mengatakan rencana pembangunan yang ingin dicapai dalam beberapa waktu kedepan adalah pembangunan jalan di Pulau Belat. Pembangunan tersebut kemudian akan ditindaklajuti dengan pembangunan jembatan yang menghubungkan sampai ke Urung.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar