Tolong Pak Polisi, di Welcome To Batam Marak Pungli

1949
Pesona Indonesia
Dua orang warga Batam berfoto mengambil latar belakang Welcome To Batam yang terpampang di Bukit Clara Batamkota. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Dua orang warga Batam berfoto mengambil latar belakang Welcome To Batam yang terpampang di Bukit Clara Batamkota. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Tulisan Welcome To Batam di Bukit Clara, Batamkota selalu menjadi tujuan masyarakat untuk berfoto. Sayang, ikon Kota Batam ini tak bisa dinikmati secara gratis. Ada oknum yang meminta uang kepada siapapun yang berkunjung.

“Parkir disana, kita dimintai uang. Jumlahnya tak kecil Rp 10 ribu per motor,” ujar Gery warga Sagulung yang mengaku pernah dimintai uang dari dua orang pria berpakaian preman.

Menurutnya, salah satu pria itu juga memberinya selembar karcis parkir. Namun anehnya, karcis itu tak memiliki stempel dan seperti di foto kopi.

“Katanya wajib untuk biaya parkir, jadi karena saya bawa motor harus bayar. Karena malas ribut, saya kasih,” jelasnya lagi.

Hal yang sama juga dikatan Nila warga Bengkong. Perempuan ini juga dimintai uang oleh orang yang mengaku keamanan di lokasi Welcome To Batam. Tapi jumlah uang parkir yang diminta tak sebesar Gery. Ia hanya dimintai Rp 5000 untuk satu motor.

“Saya parkir di tanah lapangnya itu. Dan tiba-tiba didatangi dua pria tak dikenal menggunakan motor. Ia minta uang parkir,” ceritanya, kemarin.

Dikatakan Nila, saat itu bukan hanya dirinya yang dipalak dua pria tersebut. Namun juga pengendara lain yang parkir disana.

“Bukan saya yang ngasih, tapi abang saya. Abang saya malas ribut, makanya dikasih aja. Usai ambil uang, dia pergi, tak ada karcis,” beber Nila.

Sementara itu, Humas Pemko Batam, Ardi Winata menegaskan jika area Welcome To Batam bebas parkir dan biaya pungutan lainnya. Pihaknya tak pernah memberi izin pihak manapun untuk memungut uang dari masyarakat Batam dan turis.

“Tak ada biaya apapun disana, baik parkir atau keamanan. Itu ilegal,” tegas Ardi yang dihubungi, kemarin (10/4).

Menurut dia, bagi siapa saja yang dimintai uang oleh pihak yang mengaku juru parkir atau keamanan, silahkan langsung lapor ke polisi. Karena hal itu bisa dikatakan dengan pemerasan.

“Lapor polisi. Jangan dikasih uang, apalagi yang ada memberikan karcis fotokopi,” terang Ardi. (she)

Respon Anda?

komentar