Diperiksa KPK, Ahok Tuding BPK Salah Audit

899
Gubernur DKI Jakarta, Tjahaya Purnama alias Ahok. Foto: istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto: istimewa

batampos.co.id – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (12/4/2016) pagi. Ahok diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dalam pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

Mengenakan vatik cokelat lengan panjang, Ahok tiba di KPK sekitar pukul 09.10 menunggangi mobil Toyota Land Cruiser. Ia terlihat menenteng sejumlah dokumen tentang pembelian lahan RS Sumber Waras.

“Dokumen ini persis yang kami bawa untuk BPK,” katanya. “Kan BPK sudah pernah melakukan audit investigasi”.

Ahok pun mengaku siap diminta keterangan penyelidik KPK. Dia justru menyebut ada kesalahan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pembelian lahan RS Sumber Waras.

“Sekarang saya pengin tahu KPK mau nanya apa. Orang jelas BPK-nya ngaco begitu kok,” ujar Ahok dengan nada bicaranya yang khas.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi membeli lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) senilai Rp 800 miliar. Dananya diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2014.

Namun, BPK menilai proses pembelian itu tidak sesuai dengan prosedur. BPK sebelumnya menemukan enam penyimpangan dalam pembelian lahan Sumber Waras. Yakni penyimpangan dalam tahap perencanaan, penganggaran, tim, pengadaan pembelian lahan RS Sumber Waras, penentuan harga, dan penyerahan hasil.

Temuan BPK menunjukkan Pemprov DKI membeli lahan RS Sumber Waras lebih mahal. Hitungan BPK, negara rugi hingga Rp 191 miliar.(put/jpg/ara/jpnn)

Respon Anda?

komentar