Iuran BPJS Naik, Pelayanan Kesehatan Dinilai Masih Belum Optimal

1986
Pesona Indonesia

BPJS Kesehatan

batampos.co.id – Kenaikan iuran perorangan BPJS Kesehatan dinilai belum sesuai dengan pelayanan yang didapatkan masyarakat yang telah menjadi anggotanya.

Sebagaimana diketahui, saat ini telah diterapkan kenaikan iuran BPJS untuk kelas 1 dan 2. Sebelumnya, peserta kelas 1 membayar sebesar Rp 59.500 per bulan, kini naik menjadi Rp 80.000 per bulan. Dan untuk kelas 2 naik dari Rp 42.500 per bulan menjadi Rp 51.000 per bulan.

Komisioner Ombudsman RI, Adrianus Meliala, mengatakan, selama ini berbagai persoalan masih terjadi dalam penyelenggaraan BPJS. Apa yang disampaikan Adrianus berdasarkan laporan yang masuk ke instansinya.

Sepanjang 2014-2015 Ombudsman menerima 87 pengaduan terkait BPJS.

“Sebanyak 40 laporan bahkan terkait tidak diberikannya layanan kesehatan. Sebagian besar terjadi di daerah,” jelas pria yang pernah menjadi komisioner Kompolnas itu.

Layanan yang banyak dikeluhkan lainnya terkait pola rujukan ke rumah sakit. Menurut Adrianus, kejelasan mengenai rujukan berjenjang masih belum dipahami masyarakat. Dampaknya, praktik di lapangan kerapkali justru merugikan masyarakat.

Salah satu contohnya masalah di RSUP Dr Karyadi, Semarang. Rumah sakit itu menghentikan layanan rawat jalan bagi pasien BPJS di Instalasi Paviliun Garuda dan Instalasi Paviliun Elang.

“Hal-hal semacam ini harusnya tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Masalah lain yang perlu segera dibenahi ialah proses pengambilan obat yang masih menunggu sangat lama. Keluhan datang dari masyarakat yang membandingkannya dengan pasein umum lainnya.

“Bahkan saat pemeriksaan di laboratorium, biaya pelayanan tidak ditanggung,”.

Ombudsman RI lainnya, Alamsyah Saragih, mengatakan pada 2015 juga ada temuan rumah sakit yang memungut biaya pelayanan kesehatan. Permasalahan lain yang dilaporkan Ombudsman menyangkut biaya tindakan suatu penyakit yang melebihi dari harga paket.

“Sehingga selisih biaya penambahan rumah sakit yang harus ditanggung pasien,” ujar Alamsyah.

Atas dasar itulah, Ombudsman meminta berbagai masalah itu segera diatasi BPJS. Apalagi saat ini telah diberlakukan kenaikan iuran sesuai Perpres 19/2016.
(gun/agm/JPG)

Respon Anda?

komentar