Mata Ibu Nia Berkaca-kaca Menyampaikan Kesaksian

2190
Pesona Indonesia
Ibu Nia, Isma menyampaikan kesaksian di Pengadilan Negeri Batam atas kasus pembunuhan anaknya. foto:eggi idriansyah/batampos.co.id
Ibu Nia, Isma menyampaikan kesaksian di Pengadilan Negeri Batam atas kasus pembunuhan anaknya. foto:eggi idriansyah/batampos.co.id

batampos.co.id – Sidang kasus pembunuhan disertai dengan pemerkosaan dengan tersangka Wardiaman Zebua kembali dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi orang tua korban Dian alias Nia, Selasa (12/4). Selain ayah Nia, Bob Vages, ibu Nia juga jadi saksi dalam persidangan di Pengadilan negeri Batam.

“Hari ini saya dipanggil sebagai saksi karena masalah Dian atau anak pertama saya,” ungkap Isma (42), ibu kandung Dian.

Dalam persidangan, Isma mengatakan saat penemuan jenazah Nia, ia tidak diberitahu oleh pihak keluarga yang terlebih dahulu mengetahui Nia telah tewas.

“Saya mengetahuinya setelah salat zuhur, saya keluar kamar kemudian lihat kasur dan tulisan di dinding wafatnya Nia,” cerita Isma.

Isma menceritakan saat pagi itu Nia pamit kepada dirinya berangkat ke sekolah untuk mengikuti acara kurban yang diadakan oleh pihak sekolah. Namun, hingga pukul 17.00 WIB ia tidak mendapatkan kabar dari anaknya.

“Biasanya Nia paling lama jam lima udah pulang. Sekitar jam lima lewat saya coba hubungi handphone-nya masuk tapi gak diangkat,” lanjutnya lagi.

Setelah ditelpon tidak diangkat, mulailah timbul rasa kekhawatiran dari keluarga Nia. Hingga akhirnya mereka menelpon teman dekat Nia.

“Kami nelpon temannya Intan. Lalu kata Intan saat itu Nia tidak masuk sekolah,” katanya lagi.

Setelah mendapatkan kabar dari Intan kemudian pihak keluarga pun mencoba mencari Nia ke sekitar sekolah dan Sekupang. Namun dalam pencarian mereka pada malam itu hanya menemukan sepeda motor Nia yang terparkir di GOR Sekupang.

Hingga akhirnya jenazah Nia ditemukan pada tanggal 27 September 2015 sekitar pukul 09.00 WIB di hutan Sei Ladi Sekupang.

Berdasarkan pantauan batampos.co.id, dalam memberikan keterangannya, mata Isma tampak berkaca-kaca ketika mengingat kembali kejadian yang menimpa anaknya. Suara Isma pun tampak seperti menggigil.(eggy)

Respon Anda?

komentar