Pengakuan Mengejutkan Barack Obama Mendekati Akhir Masa Jabatannya

1380
Pesona Indonesia
Presiden AS Barack Obama. (foto: sky news)
Presiden AS Barack Obama. (foto: sky news)

batampos.co.id – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, tentang kebijakan luar negerinya. Terutama saat melakukan serangan ke negara dengan mayoritas penduduk muslim, Libya.

Kepada Fox News, Obama menyatakan bahwa kekacauan pasca tergulingnya Moammar Khadafi merupakan kesalahan terburuknya. Sebab, tidak ada perencanaan matang.

”Saat itu kami sama sekali tidak punya gambaran tentang dampak yang akan muncul karena aksi kami di Libya,” kata Obama.

Padahal, menurut dia, aksi AS itu adalah cara terbaik mengakhiri konflik berdarah di negara Afrika Utara tersebut. Begitu aksi militer besar-besaran itu dilancarkan pada Oktober 2011, AS memang berhasil menumbangkan diktator 71 tahun tersebut. Juga, sukses melahirkan kekacauan di Libya.

Meski tumbangnya Khadafi memang diharapkan rakyat Libya, kekosongan kekuasaan ternyata jauh lebih mengerikan keĀ­timbang represi sang tiran.

Pertempuran untuk memperebutkan kekuasaan terus terjadi. Bahkan belum berhenti sampai sekarang. Jumlah korban sipil juga makin bertambah. Hingga kini, berbagai dialog untuk membentuk pemerintahan baru belum juga membuahkan hasil.
(jpnn/sam)

Respon Anda?

komentar