Ribuan Pil Ekstasi Bernilai Miliaran Rupiah Dimusnahkan

423
Pesona Indonesia
Kapolres Karimun memasukkan ribuan pil  ekstasi ke dalam mixer saat pemusnahan barang bukti. foto:sandi/batampos
Kapolres Karimun memasukkan ribuan pil ekstasi ke dalam mixer saat pemusnahan barang bukti. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Polres Karimun memusnahan barang bukti berupa narkotika berbagai jenis, Senin (11/4). Mulai dari pil ekstasi yang jumlahhya 11.924 butir dengan nilai lebih dari Rp1 miliar dan juga 12 kg ganja kering serta 118 gram sabu-sabu yang merupakan hasil penindakan Polres Karimun dan juga Kantor Pengawasan dan Pelayanan BC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun.

”Sebelum dilakukan pemusnahan, terlebih dulu kita berkoordinasi dan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai Karimun dan juga JPU di Kejaksaan Negeri Negeri Tanjungbalai karimun. Selain itu, setelah mendapatkan persetujuan dari PN Tanjungbalai Karimun, maka pemusnahan baru dapat dilaksanakan dengan dihadiri pihak terkait,” ujar Kapolres Karimun, AKBP I Made Sukawijaya.

Untuk 9 ribu butir pil ekstasi, kata Kapolres, merupakan barang temuan di salah satu dermaga rakyat di Kecamatan Tebing pada tahun lalu. Setelah dilakukan upaya pengembangan tidak ada pemilik atau pelakunya. Sehingga, baru tahun ini dapat dimusnahakan. Kemudian, untuk sisanya, 2.924 butir yang dibawa oleh tersangka asal Malaysia perkaranya masih berjalan, namun sudah ada persetujuan dari pengadilan untuk dimusnahkan. Termasuk juga pil koplo ikut dimusnahkan.

”Untuk ribuan pil ekstasi yang dimusnahkan memang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah. Termasuk 12 kg ganja kering dan 118 gram SS bukan masalah nilai barang yang kita musnahkan. Tapi, berapa banyak masyarakat, khususnya Karimun yang terselamatkan dari menjadi korban penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya. Untuk itu, kita tetap harus menyatakan perang terhadap narkoba yang saat ini kondisinya sudah dalam keadaan darurat,” paparnya.

Sebelum pemusnahan ribuan pil esktasi terlebih dulu dilakukan pengujian untuk membuktikan bahwa barang yang dimusnahkan benar-benar mengandung bahan methapethamine. Pemusnahan narkotika dan obat-obatan terlarang dimusnahkan dengan tiga cara. Untuk ribuan pil ekstasi dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam tiga unit mixer yang sudah dicampur dengan air.

Kemudian, ribuan pil ekstasi dan SS yang sudah mencair dimasukkan ke dalam drainase. Sementara itu, untuk 118 gram SS dimasukkan ke dalam ember yang berisi air panas. Sedangkan, untuk 12 kg beserta barang bukti bong atau alat hisap SS dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Karimun. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar