Tarif Roro Turun Sedikit

760
Pesona Indonesia
Kapal roro Punggur-Tanjunguban saat sandar di Pelabuhan Punggur.  Tarif roro disepakati turun 3,8 persen. foto:yunus suchari/ batampos
Kapal roro Punggur-Tanjunguban saat sandar di Pelabuhan Punggur. Tarif roro disepakati turun 3,8 persen. foto:yunus suchari/ batampos

batampos.co.id – Setelah melewati pembahasan bersama dengan pihak operator dan perwakilan masyarakat, disepakati penurunan tarif untuk angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dan Kapal Roro turun sebesar 3,8 persen. Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Kepri, Bambang Hartanto mengatakan persentase penurunan tarif Roro dan AKDP tetap mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan.

“Sudah kita sepakati bersama terjadi penurunan tarif 3,8 persen. Khusus Roro dari golongan I sampai golongan IX, semuanya pengalami penurunan,” ujar Bambang usai rapat di Kantor Dishub Kepri, kemarin.

Dikatakannya juga, untuk AKDP besar penurunan tarif yang disepati adalah 3,5 persen. Disebutkannya untuk trayek Tanjungpinang-Uban mengalami penurunan sebesar Rp 300, tetapi dibulatkan menjadi Rp 500. Yakni dari Rp 10 ribu menjadi Rp 9.500. Sedangkan untuk tarif dewasa dari Rp 20 ribu menjadi Rp 19.500.

“Untuk taksi non argo mengalami penurunan menjadi Rp 7.000 untuk batas bawah. Sedangkan batas atas adalah Rp 8.000 dari harga sebelumnya Rp 8.500,” jelas Bambang.

Ditambahkannya, untuk taksi berargo tarif batas bawah sebelumnya adalah Rp 4.000. Karena persentase penurunannya sedikit, harganya disepakati tetap. Sementara untuk batas atas dari Rp 4.500 juga tetap nilainya. Tari lain yang disepakati adalah waktu tunggu perjam.

“Batas bawah dari Rp 43.000 per jam menjadi Rp 41.500. Sedangkan batas atas dari Rp 48.000 menjadi Rp 46.500. Hasil pembahasan ini akan segera kami sampaikan kepada gubernur,” tutup Bambang. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar