Bintan Menyasar Pasar Wisatawan Bisnis

556
Pesona Indonesia
 Asistensi Meeting, Insentive, Conference, and Exhibition (MICE) di Hotel Agro Bintan, Selasa (12/4). foto:fatih/batampos
Asistensi Meeting, Insentive, Conference, and Exhibition (MICE) di Hotel Agro Bintan, Selasa (12/4). foto:fatih/batampos

batampos.co.id – Kabupaten Bintan sudah masuk dalam daftar destinasi wisata andalan Indonesia. Sebab itu, Kementerian Pariwisata RI tidak ragu mendukung segala kegiatan penunjang. Yang paling baru, mereka menggelar Asistensi Meeting, Insentive, Conference, and Exhibition (MICE) di Hotel Agro Bintan, Selasa (12/4). Kegiatan ini merupakan perbantuan bagi Kabupaten Bintan dalam menyasar segmen wisatawan bisnis yang mulai marak.

Amelia Ahmad dari Kementerian Pariwisata RI mengutarakan, Bintan masuk dalam daftar 16 kota di Indonesia yang punya potensi besar dalam meraup minat wisatawan bisnis yang menggelar sejumlah kegiatan korporasinya di hotel maupun resort. “Kami melihat Bintan sangat besar peluangnya menggarap pasar MICE. Karena itu, kami bikin asistensi di sini dan 15 kota lainnya,” ujar Amelia.

Keberadaan banyak resort berbintang di Bintan yang memiliki fasilitas fungsional MICE menjadi tolok perbandingan bagi Kemenpar RI. Amelia menambahkan, kegiatan asistensi ini bertujuan untuk menemukan langkah-langkah strategis memanfaatkan potensi tersebut. “Pemahaman bersama mengenai pasar MICE ini yang kami targetkan. Sehingga, seluruh pelaku wisata di Bintan bisa menyasarnya guna peningkatan kunjungan wisatawan maupun pendapatan pajak daerah,” ujarnya.

Selain Kabupaten Bintan, daftar destinasi wisata konvensi di Indonesia di antaranya Batam, Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Solo, Bali, Balikpapan, Makassar, Lombok, dan Manado.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Luki Zaiman Prawira menyambut baik hajatan Kementerian Pariwisata RI ini. Karena dengan begitu, Luki mengharapkan jumlah kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah Bintan dari sektor pariwisata bisa melonjak. “Pasar MICE ini kami yakini bisa dilakukan dan digarap secara baik di Bintan. Asal pemahaman para pelaku usaha pariwisata mengenai MICE bisa terus diakselerasi,” ungkapnya.

Tingginya angka kunjungan wisatawan di Bintan yang dua kali lipat dari penduduknya melambungkan optimisme Luki. Terlebih pula fasilitas-fasilitas MICE di Bintan juga terbilang lengkap. Seperti di Nirwana Gardens maupun Hermes Agro yang balairungnya bisa sekaligus menampung sekitar dua ribu orang.

Kendati begitu, Luki juga tetap mengharapkan ada fasilitasi tak henti dari Kemenpar RI dalam rangka membangun sektor pariwisata di Bintan semakin maju. “Karena Bintan ini nomor empat tiingkat kunjungan wisatawannya setelah Bali, Jakarta, dan Batam. Kan sayang kalau hal ini sampai tidak dimanfaatkan secara maksimal,” pungkas Luki. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar