Kapal Hongkong Boleh Lagi Masuk Natuna, Tapi Ada Syarat Khusus

2017
Pesona Indonesia
Kapal berbendera asing saat merapat di keramba nelayan budidaya ikan kerapu di Natuna beberapa waktu lalu. Foto: Ist
Kapal berbendera asing saat merapat di keramba nelayan budidaya ikan kerapu di Natuna beberapa waktu lalu. Foto: Ist

batampos.co.id – Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan Pemprov Kepri Raja Ariza menyatakan, kapal Hongkong pengangkut ikan budidaya nelayan akan dibolehkan lagi beroperasi. Jadi bisa masuk Natuna untuk membeli ikan budidaya warga.

“Bulan Mei buka lagi, kapal Hongkong bisa masuk lagi, bawa ikan, tapi ada syarat khusus,” kata Ariza di Ranai, Selasa (12/4).

Ariza belum merinci apa saja syarat khusus yang akan diberlakukan bagi kapal Hongkong dibolehkan beroperasi kembali. Namun kapal Hongkong akan diawasi dan dikawal angkatan laut hingga di pelabuhan.

“Yang jelas, kapal Hongkong akan diawasi dan dikawal angkatan laut,” jelasnya.

Untuk penjualan ikan budidaya, sambungnya, kapal Hongkong harus merapat di pelabuhan. Khusus di Natuna akan dijajaki pelabuhan yang tepat.

Diakui Ariza, moratorium larangan masuknya kapal Hongkong di daerah berdampak pada tata niaga perikanan. Namun hal itu akan diatur kembali dan fokus di daerah perbatasan.

“Disatu sisi kebijakan ini untuk memudahkan mengawasi kapal asing. Pemerintah berharap, kapal angkut dari pengusaha lokal, tetapi belum ada pengusaha lokal berminat,” ujar Ariza.

Sebelumnya masyarakat nelayan budidaya ikan di Natuna dikeluhkan tidak beroperasinya kapal Hongkong ke Natuna membeli ikan. Setelah dikeluarkan moratorium kementerian kelauatan dan perikanan.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar