Kecelakaan Maut, Pengendara Mio Tewas Dilindas Truk di Bukit Daeng

3242
Pesona Indonesia
Warga mengerumuni lokasi kecelakaan maut di Jalan R Suprapto, Tembesi, Sagulung yang biasa disebut Bukit Daeng. Foto: facebook Rio Madridista
Warga mengerumuni lokasi kecelakaan maut di Jalan R Suprapto, Tembesi, Sagulung yang biasa disebut Bukit Daeng. Foto: facebook Rio Madridista

batampos.co.id – Beni (31), supir truk crane mengatakan saat itu dia tidak begitu tahu secara persis bagaimana mobilnya menyenggol sebuah sepeda motor hingga menyebabkan pengendara motor tewas di sekitar Bukit Daeng, Jalan R Suprapto, Tembesi, Sagulung.

Beni menceritakan saat sebelum kejadian dirinya dari Batamcentre ke gudang PT Gensis, Tanjunguncang. Sesampainya di lokasi kecelakaan, saat itu sudah ada mobil lori box yang terguling di badan jalan bernopol BP 9156 DY.

“Saat itu di lokasi sedang ada mobil lori box yang terguling. Saat itu polisi juga sudah ada di lokasi,” ungkap Beni saat ditemui di unit Laka Lantas Polresta Barelang, Rabu (13/4).

Setelah melihat kerumunan orang yang ramai tengah menyaksikan mobil box yang terguling, Beni berupaya menghentikan mobilnya.

“Saat itu kondisi jalan macet saya udah mulai rem, tapi dalam hati ini rem pasti gak sampai. Lalu saya juga sudah kasi klakson tapi orang gak dengar,” cerita Beni.

Saat itu Beni tidak mempunyai pilihan lain selain membanting stir mobilnya ke kiri.

“Kalau saya putar ke kanan mobil terguling. Kalau lurus pasti korban banyak, jadi saya banting ke kiri karena agak sepi, rupanya ada motor mio di sebelah kiri mau menghindari macet,” terangnya.

Atas senggolan mobil yang dikendarai Beni, pengemudi sepeda motor jenis Yamaha Mio J BP 5348 JJ yang belum diketahui identitasnya tewas di tempat setelah terlindas di ban crane.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polresta Barelang Arman mengatakan korban meninggal setelah mengalami patah di bagian bahu kanan dan kiri, pangkal lengan robek, serta patah di bagian paha sebelah kiri.

“Sepertinya meninggal karena luka patah di seluruh bagian tubuh korban,” pungkasnya.

Sementara itu, saat ini korban masih berada di RSUD Embung Fatimah. (eggi)

Respon Anda?

komentar