Lihat nih, Pelabuhan Teluk Bayur Mirip Pangkalan Tempur

686
Pesona Indonesia
Warga Kota Padang menyaksikan puluhan kapal perang parkir di Bungus, Teluk kabung (11/04). Foto: SY RIDWAN/PADANG EKSPRES/JPG
Warga Kota Padang menyaksikan puluhan kapal perang parkir di Bungus, Teluk kabung (11/04). Foto: SY RIDWAN/PADANG EKSPRES/JPG

batampos.co.id – Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumbar mirip pangkalan tempur, 11 April lalu. Puluhan kapal perang canggih dan berbadan besar terlihat berkumpul di Bungus, Teluk Kabung
dalam posisi berdekatan. Sebagian merupakan kapal perang dari sejumlah negara.

Situs resmi Setkab menyebutkan, sebanyak 49 kapal perang dan angkatan laut dari 35 negara terlibat dalam International Fleet Review (IFR) 2016, 15 th Western Pacific Naval Symposium (WPNS) dan 2nd Multilateral Naval Exercise Komodo atau Latihan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2016, yang digelar di Padang, Sumatera Barat, Selasa (12/4) hingga Sabtu (16/4) depan.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan kegiatan Komodo 2016 yang dirangkai dengan berbagai kegiatan merefleksikan perdamaian di tingkat kawasan.

“Kegiatan ini merefleksikan keinginan dan komitmen untuk meningkatkan kerja sama selama ini, guna mendukung dan mewujudkan perdamaian dan menjaga stabilitas di kawasan,” kata KSAL Laksamana TNI Ade Supandi saat menyampaikan laporan kepada Presiden Joko Widodo pada Pembukaan MNE Komodo 2016 di Perairan Teluk Bayur, Padang, Sumbar, Selasa (12/4).

Menurut KSAL, kegiatan IFR merupakan kegiatan angkatan laut dalam bentuk parade kapal perang dan pesawat udara berbagai jenis.

Kegiatan ini bertujuan untuk menujukkan kesiapan kekuatan dan kemampuan angkatan laut dalam mengemban tugas-tugasnya.

Ia menyebutkan, ada 20 kapal perang dari 15 negara terlibat dalam kegiatan tersebut, yaitu Bangladesh, India, Thailand, Malaysia, Vietnam, Amerika Serikat, Jepang, Perancis, Rusia, China (Tiongkok), Srilanka, Australia, Papua Nugini, Singapura, dan Brunei.

Sementara TNI AL sendiri mengerahkan 29 kapal perang, dua pesawat CN-212, satu pesawat CN-295, dan dua helikopter jenis Helly Bell 412.

Laksamana Ade Supandi menjelaskan, Komodo 2016 terdiri atas tiga kegiatan, yaitu International Fleet Review (IFR) 2016, 15 the Western Pacific Naval Symposium (WPNS), dan 2nd Multilateral Naval Exercise Komodo 2016. “Kegiatan diikuti angkatan laut dari 35 negara,” paparnya.

Ia menjelaskan, dalam latihan ini angkatan laut dari negara-negara berbeda secara historis, akan bekerjasama menjalankan kegiatan dengan skenario latihan misi bantuan kemanusiaan seperti Medical Civic Action Project (Medcap) dan Engineering Civic Action Project (Encap), serta latihan dalam Maritime Peace Keeping Operation (MPKO). (JPG)

Respon Anda?

komentar