Lolos ke Semifinal Liga Champions, City Ukir Sejarah Baru

935
Pesona Indonesia
Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne merayakan golnya ke gawang PSG di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (13/4/2016) dinihari. Gol semata wayang ini mengantarkan City ke tangga semifinal Loga Champions untuk kali petama sepanjang sejarah klub ini. Foto: Alex Livesey/Getty Image/theguardian.com
Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne merayakan golnya ke gawang PSG di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (13/4/2016) dinihari. Foto: Alex Livesey/Getty Image/theguardian.com

batampos.co.id – Keputusan manajemen Manchester City mendepak Manuel Pellegrini akhir musim ini dengan mendatangkan pelatih baru Pep Guardiola, tak membuat Pellegrini patah arang.

Sebaliknya, Pellegrini justru menunjukkan kalau dia mampu mengukir sejarah buat Manchester biru.

Ya, sejarah itu memang tercipta, di Etihad Stadium, Rabu (13/4/2016) dini hari WIB. City berhasil menekuk Paris Saint Germain dengan skor 1-0 di leg kedua Liga Champions.

Hasil itu tak hanya membuat City menyingkirkan PSG dengan agregat 3-2 (leg pertama imbang 2-2), tapi juga mengantarkan City ke Semifinal Liga Champions untuk kali pertama dalam sejarah klub ini.

Kemenangan City tidaklah mudah. Mereka harus berjibaku menangkis serangan PSG yang punya ambisi besar untuk menang.

Peluang terbaik City datang saat Aguero dijatuhkan kiper PSG Kevin Trapp pada menit ke-30. Wasit langsung menunjuk titik putih. Namun Aguero yang maju sebagai algojo gagal menyarangkan gol ke gawang PSG. Tendangan Aguero malah melenceng.

Gol bersejarah City dihadirkan Kevin De Bruyne pada menit ke-76. Berawal dari kemelut di depan gawang PSG, gelandang City Fernando memberikan umpan kecil pada De Bruyne.

Dengan sekali gocekan, gelandang tim nasional Belgia itu melepaskan tendangan keras yang mengarah ke pojok kiri gawang PSG yang dikawal Kevin Trapp.

Kemenangan itu membuat City mencicipi semifinal Liga Champions untuk kali pertama sepanjang sejarah. Selamat. (jos/jpnn/nur)

Respon Anda?

komentar