Tunangan Punya Pacar Lagi, Gadis Muda Akhiri Hidup dengan Resochin

449
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Pixabay
Ilustrasi. Foto: Pixabay

batampos.co.id – Seorang gadis muda, IW, 20, nekat mengakhiri hidupnya dengan minum obat malaria jenis resochin dalam jumlah tak wajar. Sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi akhirnya meninggal dunia, Minggu (10/4) malam.

Informasi dihimpun dari berbagai sumber, IW yang baru lulus SMA dua tahun lalu itu, selama ini tinggal di rumah tantenya. Di sana ia menjalin hubungan asmara dengan RH yang kediamannya juga tak jauh dari tempat IW tinggal. Kabar terakhir, keduanya bahkan sudah mempunyai rencana untuk melangsungkan pernikahan.

“Sudah tunangan orang itu, sebentar lagi mereka mau menikah. Tinggal menunggu jujuran (Mahar, red) diantarkan,” ujar seorang warga sekitar yang tak ingin namanya disebutkan kepada Metro Siantar (Jawa Pos Group), Senin (11/4).

Diungkapkan pria ini, IW yang umurnya lebih tua dari RH, nekat meminum obat dalam jumlah yang tidak wajar.

Ia juga mengaku belum mengetahui jenis obat yang ditenggak IW. “Tapi diduga karena IW kecewa begitu mengetahui calon tunangannya (RH, red) menjalin hubungan asmara dengan wanita lain.”

Diceritakannya, siang itu mereka pergi jalan-jalan ke arah Anggar. Di sana mereka masuk ke salah satu kafe. Kemudian mereka makan bakso kabarnya. “Kalau yang kami tau, karena cowoknya itu ketahuan ada pacar lain, makanya cewek (IW,red) itu nekat bunuh diri.”

Dikatakan, setelah ada pertengkaran, IW meminum obat dalam jumlah banyak. Usai menenggak obat itu, IW sempat dilarikan RH ke RSUD FL Tobing untuk mendapatkan pertolongan.

Namun kemungkinan IW tidak kuat menahan reaksi obat dalam tubuhnya. Akhirnya nyawanya pun tidak tertolong. Ia meninggal dunia di rumah sakit dan langsung dibawa ke rumah duka di kediaman tantenya.

Humas RSUD Dr FL Tobing, Tigor Tambunan yang dikonfirmasi tadi malam, membenarkan bahwa IW sempat dibawa ke rumah sakit. “Sampai di sini sudah meninggal. Jadi tidak sempat ditangani. Kalau pengakuan keluarganya, si IW ini minum resochin. Semalam sampai di sini pukul 19.30 WIB.”

Terpisah, Kapolres Sibolga AKBP Didi Wahyudi melalui Kasat Reskrim AKP Sutrisno yang dikonfirmasi via seluler terkait peristiwa itu, mengaku belum mendapatkan informasi.

“Saya lagi di Medan dan belum ada laporan mengenai peristiwa tersebut. Bahkan Kasubbag Humas Polres Sibolga juga belum ada menerima laporan itu,” kata Sutrisno. (JPG)

Respon Anda?

komentar