Ubah Mindset Hidup Bersih Masyarakat Lewat Sabtu Bersih

691
Pesona Indonesia
Bupati Karimun H Aunur Rafiq ketika memimpin rapat Sabtu Bersih di kantor Bupati.foto:humas pemkab
Bupati Karimun H Aunur Rafiq ketika memimpin rapat Sabtu Bersih di kantor Bupati.foto:humas pemkab

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq telah mengumpulkan para kepala SKPD, camat, ormas, OKP, Polri/TNI, dan tokoh masyarakat Karimun, Selasa (12/4). Pertemuan di ruang rapat kantor bupati itu, membahas pencanangan Karimun Bersih 2016.

Kegiatan dimulai Sabtu (16/4) mendatang. Digalakkannya Sabtu Bersih untuk mengajak
semua elemen masyarakat membersihkan lingkungannya masing-masing.

”Jadi kita bagi-bagi tugaslah semuanya. Di mana saja titik zona untuk gotong royong (goro), dan ada koordinatornya sebagai penanggungjawab. Paling penting bagaimana kita mengubah mindset masyarakat, agar budaya hidup bersih tertanam dijiwanya,” kata orang nomor satu di Kabupaten Karimun ini.

Bukan berarti Kabupaten Karimun, saat ini masuk dalam nominasi Adipura saja. Akan tetapi, aksi Sabtu bersih tersebut harus terus dilakukan hingga turun temurun. Diawali dengan buang sampah pada tempatnya, sebagai contoh sederhana.

”Saya juga bermimpi Karimun supaya dapat Adipura nantinya. Sebab, bulan depan akan dilakukan verifikasi kembali oleh tim penilaian. Pokoknya, mari kita bersama-sama untuk mempercantik wajah kampung kita ini,” pesannya.

Sedangkan, penilaian yang akan dilakukan oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup RI ada sedikitnya 8 titik. Di antaranya, pelabuhan, sekolah, pasar, perumahan, tempat pembungan akhir (TPA), TPST, terminal, perkantoran dan ruang terbuka hijau.

”Prioritasnya, TPA (Sememal). Sebab, TPA sudah standar nasional, sanitary landfield, ” jelas Rafiq.

Sementara Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Karimun Datok Azman yang ikut dalam rapat tersebut menyarankan, selain mengubah mindset tentang kebersihan. Dirinya, mengharapkan agar para gepeng yang marak di Karimun supaya ditertibkan.

”Saya lihat yang minta-minta ini seperti terkoordinir. Ketika kita berikan sekali, tidak lama datang lagi yang lain. Selain itu pengamen dan anak-anak jalanan yang minta-minta supaya ditertibkanlah,” ucapnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar