Dishub Batam Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penamparan Kernet Trans Batam

1422
Pesona Indonesia
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Batam harapkan polisi tindak tegas penampar kernet Trans Batam koridor Batamcenter-Tanjung Uncang, Sandro Pahala Parhusip beberapa waktu lalu.

“Kalau dibiarkan ini tak bagus, kami harap ada tindakan yang tegas,” kata Kepala UPT Trans Batam, Abdul Madian, kemarin (13/4).

Informasi yang didapatnya, kasus tersebut tiga hari yang lalu baru masuk ke unit II Polresta Barelang. “Prosesnya sampai mana kami belum tahu,” tambah Madian.

Kini korban, kata Madian, sudah kembali masuk kerja setelah istirahat tiga hari setelah kejadian yang juga melukai tangan korban tersebut.

Menurut Madian, pihaknya berharap tindakan tegas atas pelaku insiden tersebut agar ada efek jera. “Apalagi sampai mengancam penumpang,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kernet Trans Batam koridor Batamcenter-Tanjung Uncang, Sandro Pahala Parhusip ditampar pipi bagian kiri.

Kejadian tersebut terjadi di halte samping masjid Raya Batam oleh salah satu diantara sekelompok orang yang menghadang Bus Trans Batam. Ironisnya aksi tersebut dilakukan di depan para penumpang yang didominasi perempuan.

Penganiayaan sempat dihadang penumpang, namun penumpang yang didominasi perempuan tak berhasil meredam aksi pelaku. Akibat kejadian tersebut salah satu penumpang juga menyampaikan keluhan ke Wali Kota Batam, Rudi via SMS. (cr13)

Baca juga:

Bus Trans Batam Dipukul Besi, Sopirnya Diancam

Respon Anda?

komentar