Setelah Dua Pegawainya Dibunuh, Juru Sita Pajak akan Mendapat Pengawalan Polisi

446
Pesona Indonesia

polisi-riau

batampos.co.id – Setelah terjadinya peristiwa pembunuhan terhadap dua pegawai pajak saat melakukan penagihan Selasa (12/4), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar kasus serupa tidak terulang.

Dalam pertemuan yang diadakan pada hari Rabu (13/4), DJP meminta kepolisian memberikan pengamanan terhadap petugas pajak yang melakukan penagihan.

”Kami sudah MoU dengan kepolisian. Kami akan di-back up biar didampingi, agar tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ujar Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi, di Mabes Polri, Jakarta.

Pendampingan tersebut dilaksanakan terutama di daerah-daerah yang dianggap rawan. Menurut Ken, meski petugas pajak bekerja untuk negara, sebagian besar orang tidak menyenangi kedatangannya. Khususnya orang-orang yang mempunyai tunggakan. Karena itu, potensi kekerasannya sangat besar.

Sebagaimana diketahui, dua petugas pajak bernama Toga Parada Fransriano Siahaan, 30, dan Soza Nolo Lase, 36, tewas lantaran ditusuk wajib pajak pengusaha jual beli getah karet, Agusman. Diduga, pelaku nekat membunuh keduanya karena kesal terus mendapat tagihan pajak yang mencapai Rp 14 miliar.

 
(far/owi/c10/kim/jpnn)

Respon Anda?

komentar