Nasib Guru Honorer Pemko Batam, Gaji Sering Terlambat, Sebulan Hanya Terima Rp 500 Ribu

1537
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Nasib guru honorer di Batam sangat memprihatinkan. Bukan hanya pembayaran gajinya yang sering terlambat. Juga karena nilainya sangat jauh di bawah UMK. Ada yang digaji hanya Rp 500 ribu sebulan.

NS, seorang guru di sekolah negeri di Batamcenter mengaku sudah mengajar di sekolah itu hampir dua tahun. Selama itu juga gajinya hanya Rp 500 ribu. Alasan dari pihak sekolah, gajinya adalah dari dana BOS.

“Saya sudah dua tahun di sini. Katanya gajinya hanya seperti itu, terpaksa saya terima, mau tidak mau. Dari pada saya tidak kerja,” katanya.

Kata NS, nilai itu masih sangat jauh dari kata layak. Tetapi mau bagaimana lagi, ia punya keluarga yang harus dibutuhi. Terpaksa ia mengajar les di rumahnya untuk menambah penghasilannya.

“Tidak cukup sama sekali. Apalagi pembayarannya sering terlambat,” katanya.

Menurut NS, ia sudah beberapa kali meminta kepada pihak sekolah untuk menambah gajinya. Tetapi pihak sekolah memintanya untuk menanyakannya ke dinas pendidikan.

“Sudah saya minta ke pihak sekolah. Tetapi katanya itu ke dinas. Tidak tahu kejelasannya seperti apa,” katanya.

Udin P Sihaloho, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam mengatakan masalah penggajian di dinas pendidikan ini perlu dipertanyakan. Menurutnya, masih banyak guru honorer yang digaji di bawah UMK. Apalagi ada istilah guru komite, meski menurutnya, ini termasuk aneh.

“Di daerah lain mana ada istilah guru komite. Hanya di Batam yang ada itu,” katanya.

Dan menurutnya, harusnya gaji honorer itu paling tidak setara UMK. “Masa gaji hanya mengandalkan dana BOS. Mana cukup dari BOS. Ini harus menjadi perhatian serius,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar