Polri Buka Pendaftaran, Peminat Masuk Polisi Meningkat

2097
Pesona Indonesia
Pendaftaran polisi di Mapolres Karimun. foto:sandi/batampos
Pendaftaran polisi di Mapolres Karimun. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Sejak dibuka pada Jumat (8/4) sepekan lalu, penerimaan menjadi anggota Polri 2016, untuk di Polres Karimun yang menjadi salah satu tempat pendaftaran sudah banyak didatangi oleh calon pelamar yang akan mengikuti seleksi menjadi anggota polisi.

”Sampai siang ini (kemarin, red) sudah ada 70 orang peminat yang datang menanyakan persyaratan apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi anggota polisi. Dari jumlah tersebut yang paling banyak peminatnya adalah untuk menjadi Bintara 51 orang. Sedangkan, selebihnya beberapa orang berminat untuk menjadi Bintara Penyidik, Taruna akademi kepolisian (Akpol) dan juga Tamtama,” ujar Kapolres Karimun, AKBP I Made Sukawijaya SIK, Rabu (13/4).

Pada tahun ini, kata Kapolres, ada empat kategori penerimaan Polri. Yakni, Bintara, Bintara Khusus Penyidik Pembantu, Taruna Akpol dan Tamtama. Untuk Bintara Penyidik salah satu persyaratannya adalah lulusan starta satu (S1). Sedangkan, untuk kategori yang lainnya minimal tamatan SMA dan tentunya lulus ujian nasional (UN). Untuk penutupan penerimaan pada akhir bulan, yakni Sabtu (30/4).

”Sebelum mendaftar secara manual di masing-masing Polres dengan menyerahkan berkas, calon pelamar harus mendaftar terlebih dulu secara online. Setelah itu, baru menyerahkan berkas ke Polres Karimun. Kita menghimbau sebelum mendaftar secara online, pastikan seluruh persyaratan sudah lengkap. Dengan kata lain, seorang pelamar sudah memenuhi syarat umum, salah satunya untuk calon polisi pria minimal tinggi badan 165 cm,” paparnya.

Dikatakan Kapolres, melihat animo atau peminat yang datang ke meja yang disiapkan untuk memberikan informasi kepada calon pelamar, dia berharap anak-anak dari Kabupaten Karimun lebih banyak yang ikut mendaftar. Sehingga, nantinya dapat mengabdi di institusi Polri, khususnya mengabdi untuk daerah Kabupaten Karimun jika sudah lulus dari pendidikan kepolisian. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar