Semrawut, Bahu Jalan Dijadikan Area Parkir

1375
Pesona Indonesia
Mobil dan motor di depan BCS Mall parkir di bahu jalan sehingga membuat jalan kerap macet. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Mobil dan motor di depan BCS Mall parkir di bahu jalan sehingga membuat jalan kerap macet. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Parkir liar masih menjamur di sejumlah ruas jalan di Batam. Nyaris di setiap sudut Kota, dimana ada keramaian pasti ada juru parkir. Kondisi ini menambah kemacetan dan kesemrawutan. Belum lagi ulah para juru parkir liar yang membiarkan kendaraan parkir berjejer di pinggir jalan dan kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

Parkir liar tumbuh subur di sepanjang jalan depan Mega Mall. Padahal jelas, ada rambu larangan parkir. Begitu pun di jalan raya depan May Mart Batamcenter serta di depan BCS Mall, Baloi. Setiap harinya di lokasi ini selalu dipenuhi jejeran kendaraan roda dua maupun empat parkir. Pemilik kendaraan tampak tak peduli dengan keberadaan rambu-rambu.

Mirisnya, petugas parkir di lokasi mengaku sebagai petugas resmi yang dipekerjakan oleh Pemko Batam. Itu ditunjukkan mereka dengan menggunakan seragam warna orange lengkap dengan atribut layaknya petugas parkir resmi. “Kita di sini ada izin bos. Bukan asal-asalan tempat parkir,” ujar salah seorang juru parkir di depan Bank Mandiri Batamcenter.

Jawaban yang diberikan juru parkir tersebut terlihat asal-asalan. Pasalnya, di lokasi tersebut ada rambu-rambu yang menyebutkan larangan parkir. Pengendara motor melihat ada tukang parkir itu, tentunya seolah-olah jalan ini lokasi parkir umum. “Kalau mau jelas ke pengelola saja. Sama kayak parkir lain motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000,” lanjutnya.

Permandangan serupa juga terlihat di bundaran depan gedung Otorita Batam atau tepatnya di depan Kantor Pos, Batamcentre. Di sepanjang jalan ini, juga ada larangan parkir dan dijaga oleh beberapa orang juru parkir “Ada tukang parkirnya, berarti boleh dong parkir di sini,” ujar Heni, salah seorang pengendara mobil yang tengah parkir di depan Bank Mandiri.

Anton, warga sekitar May Mart Batamcenter mengaku, permasalahan ini terjadi akibat pembiaran dan tak adanya tindakan tegas dari dinas terkait. Selain menimbulkan kemacetan, ia mengaku keberadaan parkir ini membuat waktunya terbuang.

“Harusnya ada tindakan tegas dari pemerintah. Masak jalan raya dijadikan area parkir,” keluhnya.

Sementara itu, Kabid Lalulintas dan Angkutan umum Dishub Batam Faisal Riza yang dihubungi belum bisa memberikan keterangan terkait parkir liar tersebut. Beberapa kali dihubungi, ia tidak mengangkat sambungan ponselnya. (rng)

Respon Anda?

komentar