Warga Kampung Haji 31 Tahun Tak Nikmati Listrik

630
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Meskipun Ibu Kota Provinsi Kepri, warga Kota Tanjugpinang nyatanya belum sepenuhnya dapat menikmati listrik. Seperti yang dialami warga Kampung Haji di RT 7 RW 4, Kelurahan Seijang, Kecamatan Bukit Bestari. Kondisi gelap sudah dialami sejak tahun 1985 lalu.

“Dari tahun 1985 kami sudah di sini. Dan kami harapkan cepat dialiri listrik,” ujar Ketua RT 2 RW 7, Nurjani H. Adiali, ditemui di Kampung Haji, saat survei jaringan oleh Pihak PLN Area Tanjungpinang, Rabu (13/4).

Selama ini, warga Kampung Haji dikatakan Nurjani mengalami kesulitan dalam beraktifitas, utamanya saat malam hari. “Bahkan anak-anak sampai mengalami mata minus karena belajar dalam listrik remang,” ujarnya.

Selama ini, untuk menyiasati ketiadaan listrik, pihaknya menyediakan KWh secara mandiri. Satu KWh diperuntukkan bagi 9 rumah. “Dari 74 KK, masih ada 30 KK yang belum tersalur. Sisanya sudah,” ujarnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, warga Kampung Haji mengadukan persoalan tersebut kepadanya, karena selama ini pengajuan warga tidak kunjung terealisasi.

“Warga mengadukan 26 Januari 2016 lalu. Saya dan Camat Bukit Bestari, Riwayat langsung turun ke lapangan. Tanggal 1 Februari 2016 saya mengajukan langsung ke GM PLN Tanjungpinang, Armunanto. Sejak itu menjadi perhatian serius,” ujar Rahma ditemui di lokasi serupa.

Rahma berharap PLN Tanjungpinang dapat mengutamakan pemenuhan listrik kepada masyarakat.
Rahma mengatakan, masyarakat jangan segan mengadukan persoalan apapun kepada DPRD Kota Tanjungpinang. “Kami akan berupaya menjadi fasilitator untuk masyarakat,” ujar Rahma yang berasal dari Fraksi PDI-P ini.

Dalam kesempatan itu, pihak PLN Area Tanjungpinang, yakni Asisten Manager Pelayanan Eriko Putra, Humas Arif Rachman dan Staf Teknik Arif langsung melakukan survei lapangan, untuk menentukan solusi yang tepat bagi pemenuhan listrik warga Kampung Haji. Mereka langsung membawa hasil survei untuk dilaporkan kepada Manager PLN Area Tanjungpinang, Armunanto.

Terpisah Manager PLN Area Tanjungpinang, Armunanto ketika dihubungi mengatakan, pada prinsipnya kondisi listrik Tanjungpinang dalam keadaan surplus. Karena itu, pihaknya siap memberikan pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Kalau untuk Kampung Haji, saya masih harus menunggu hasil survei petugas. Jika tidak perlu penambahan jaringan bisa langsung dieksekusi dan warga tinggal membayar biaya penyambungan secara online,” ujar Armunanto.

Tapi, kata dia, jika harus dipasang jaringan maka diperlukan proses lainnya. “Pada prinsipnya kami siap melayani,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar