GSM Kepri Gelar Doa Bersama untuk Sani, Dihadiri Wagub Kepri

1213
Pesona Indonesia
Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Dirut Batam Pos, Marganas Nainggolan,  Ketua Himpunan Seni Budaya Tionghoa Batam (Hisbutib) Harsono menghadiri doa bersama untuk Sani di Halaman Graha Pena, Batamcenter, Jumat (15/4). Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Dirut Batam Pos, Marganas Nainggolan, Ketua Himpunan Seni Budaya Tionghoa Batam (Hisbutib) Harsono menghadiri doa bersama untuk Sani di Halaman Graha Pena, Batamcenter, Jumat (15/4). Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Gerakan Sejuta Melayu menggelar acara yasinan dan tahlilan untuk mengenang tujuh hari almarhum Gubernur Kepri, Drs H Muhammad Sani di Halaman Graha Pena, Batamcenter, Jumat (15/4).

Turut hadir dalam acara ini anak-anak dari tujuh panti asuhan yang ada di kota Batam, Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Dirut Batam Pos, Marganas Nainggolan, Penggagas Gerakan Sejuta Melayu, Oktavio Bintana, anggota DPRD Kota Batam Helmy Hemilton, Ketua Himpunan Seni Budaya Tionghoa Batam (Hisbutib) Harsono, dan para tokoh masyarakat.

“Saya sebagai panitia, mengajak kepada seluruh yang hadir, marilah bersama kita memberikan doa agar beliau ditempatkan di taman firdaus,” ungkap Oktavio Bintana.

Selain memanjatkan doa kepada almarhum, acara ini dikatakan Vio sekaligus mendoakan agar Wakil Gubernur, Nurdin Basirun kedepannya dapat mewujudkan cita-cita almarhum yang belum sempat terwujud.

“Saya sangat yakin dibawah kepemimpinan pak Wagub kedepannya dapat membuat Kepri lebih maju lagi, pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya sangat yakin di pelosok-pelosok seluruh Kepri banyak masyarakat yang ikut mendoakan almarhum agar ditempatkan disisi Allah SWT.

“Kami sebagai sahabat, anak, dan adik beliau mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada seluruh masyarakat Kepri atas doa yang telah diberikan kepada almarhum,” ungkap Nurdin.

“Tentu kita semua merasa kehilangan seorang pemimpin, seorang tauladan, dan seorang yang pekerja keras,” tambahnya lagi.

Nurdin berjanji kedepannya ia akan melanjutkan cita-cita yang belum sempat dicapai oleh alamarhum.

“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Kalau ingin Kepri lebih maju, jangan harap jika kita mengharapkan kemampuan dari pribadi seseorang,” seru Nurdin.

Adapun Pesan dari almarhum yang selalu diserukan oleh almarhum kepada Nurdin adalah mengajak kerja melalui hati, menjalin persaudaraan antar sesama, dan jauhi sifat fitnah, dengki, karena sifat itu dimurka oleh Allah.

“Semoga pembacaan yasin dan tahlilan yang kita panjatkan pada sore hari ini dapat membuat almarhum ditempatkan disisiNya,” pungkas Nurdin. (eggi)

Baca juga:

Hari Ini, GSM Kepri Gelar Doa Bersama untuk Sani

Respon Anda?

komentar