Lulung: Kalau Ahok Berani Gugat BPK ke Pengadilan, Potong Kuping Gue

478
Pesona Indonesia
Haji Lulung. (foto: jpnn)
Haji Lulung. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Lagi-lagi, Gubernur Jakarta Basuki Cahaya Purnama alias Ahok menerima tantangan dari pesaing politiknya berupa janji yang bisa dikatakan ekstrim.

Sebelumnya, Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman, pernah berjanji akan terjun dari Monas jika jumlah data KTP dukungan untuk Ahok mencukupi untuk maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017.

Hingga pada akhirnya, relawan pendukung Ahok atau disebut juga “Teman Ahok” mengklaim data KTP dukungan untuk Ahok sudah mencukupi pada beberapa hari yang lalu. Namun janji yang pernah dilontarkan Habiburokhman tersebut tidak dilaksanakan.

Belum habis topik “Terjun Dari Monas” yang saat ini menghebohkan Netizen tersebut, kali ini Ahok ditantang lagi oleh wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

Lulung sesumbar akan memotong telinganya jika Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berani menggugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke pengadilan terkait hasil audit pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras.

“Kalau dia berani (gugat BPK ke pengadilan), bilang Ahok, gue potong kuping gue. Haji Lulung minta dipotong (kupingnya). Kalau dia berani nih ke pengadilan tuntut BPK, potong kuping gue,” kata Lulung sambil menarik-narik telinganya, di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/4).

Janji ini berawal dimana pada waktu sebelumnya Ahok menyebutkan bahwa BPK menutupi kebenaran dan hasil audit pembelian lahan RS Sumber Waras ngaco. Bukan tanpa alasan, Lulung berani berjanji dangan pernyataannya tersebut, karena ia meyakini Ahok tidak akan berani menggugat BPK ke pengadilan.

Bahkan, kata Lulung, ribuan relawannya akan turut mengantar jika Ahok mengajukan gugatan tersebut ke pengadilan.

“Ayo kita kawal dan kita usung Ahok sampai ke pengadilan untuk gugat BPK. Berani enggak dia? Enggak bakal berani,” kata Lulung.
(frd/sam)

Respon Anda?

komentar