Pintu Masuk Narkoba di Kepri, Dewan Sarankan Pelabuhan Tikus Diatur dengan Perda

531
Pesona Indonesia
Pelabuhan rakyat Sagulung. foto:net
Pelabuhan rakyat Sagulung. foto:net

batampos.co.id – Kondisi Provinsi Kepulauan Riau, utamanya Kota Batam yang dijamuri oleh pelabuhan tikus dinilai menjadi penyebab Kepri sebagai daerah pemasok narkoba jaringan internasional.

Hal ini disampaikam anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Onwar Siahaan atas hasil reses di Batam pekan lalu. Ia menyampaikan, pihak kepolisian menyarankan agar DPRD Kepri dapat segera merancang Peraturan Daerah (Perda) yang isinya mengatur pelabuhan rakyat, sehingga dapat terkontrol dengan baik.

“Bersama institusi terkait mereka menyarankan pemerintah dapat mengaturnya melalui peraturan daerah,” ujar Onward kemarin.

Tanpa mendapatkan pengawasan ketat dari para aparat, pelabuhan rakyat yang tersebar banyak di wilayah Kepri bakal dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal. Dan merugikan masyarakat.

“Dengan menangani pelabuhan tikus atau pelabuhan rakyat dengan baik, secara tak langsung juga membantu pemberantasan narkoba,” papar politikus Gerinda kemudian.

Penetapan Presiden Republik Indonesia yang telah menetapkan Indonesia darurat narkoba ini, dirasa sejalan jika pemerintah daerah turut melakukan kontrol di titik-titik potensi gerbang masuk obat terlarang tersebut.

“Ini permasalahan yang harus segera ditangani dan secepatnya diselesaikan,” tutup Onward. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar