Ternyata Masih Banyak Warga Ibukota yang Belum Nikmati Listrik

1272
Pesona Indonesia
Pekerja melakukan perbaikan jaringan pada salah satu tiang listrik di jalan Ahmad Yani Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang, belum lama ini. Di ibukota provinsi Kepri itu masih banyak warga yang belum menikmati listrik. Foto:Yusnadi/Batam Pos
Pekerja melakukan perbaikan jaringan pada salah satu tiang listrik di jalan Ahmad Yani Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang, belum lama ini. Di ibukota provinsi Kepri itu masih banyak warga yang belum menikmati listrik. Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Sekretaris Kota (Seko) Tanjungpinang, Riono meminta lurah dan camat se-Kota Tanjungpinang proaktif melakukan pendataan warga di lingkungan masing-masing yang belum nikmati listrik.

“Sehingga kita bisa melakukan upaya untuk mencari solusi dari persoalan tersebut,” ujar Riono, Kamis (14/4).

Riono melanjutkan, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dalam hal ini berperan dalam mengusulkan pemenuhan listrik kepada pihak PLN Area Tanjungpinang. “Pemko mengusulkan ke PLN, tapi untuk hasilnya tentu itu kewenangan PLN karena yang memiliki daya itu mereka,” ujarnya.

Riono juga berharap, pihak PLN Tanjungpinang dapat memprioritaskan masyarakat kecil dalam pemenuhan listrik. “Harus ada skala prioritas. Perusahaan atau perumahan baru bisa cepat dialiri, tapi rumah masyarakat justru lama dialiri,” ujarnya.

Camat Bukit Bestari, Riwayat mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan warga yang belum menikmati listrik.

Dalam pendataan yang telah dilakukan, sekitar 5 titik kawasan diketahui belum tersambung listrik.

Rinciannya, kata dia, untuk Pulau Dompak ada dua kampung yang belum dialiri listrik, yaitu Kampung Sekatap dan Kampung Tanjung Duku.

“Di Kampung Sekatap ada 40 KK yang belum dialiri listrik. Sementara di Tanjung Duku sekira 70 KK belum ada listrik,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Riwayat, kawasan Dompak seberang juga terdapat dua kampung yang belum nikmati listrik, yaitu Kampung Sungai Ungar ke arah Tanjungmoco, tepatnya di RT 04/ RW 02. Di kawasan tersebut ada 20 KK yang belum memiliki tiang listrik.

“Kampung lainnya, adalah Kampung Tambak Jembatan 3 di RT 01/RW 02. Disana ada 15 KK yang belum tersambung aliran listrik,” ujar Riwayat.

Riwayat melanjutkan, satu titik lainnya berada di Kelurahan Seijang, yaitu Kampung Haji. Di Kampung Haji sebanyak 30 KK belum menikmati listrik, termasuk Masjid Al-Kamariah.

“Kami terus melakukan pendataan. Data Ini dilakukan untuk membantu pengajuan ke pihak PLN,” ujar Riwayat. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar