Wagub : Tarif Baru Segera Diteken

486
Pesona Indonesia
ilustrasi kapal feri
ilustrasi kapal feri

batampos.co.id – Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan penetapan penurunan tarif merupakan prioritas yang harus diselesaikannya. Akan tetapi, hasil pembahasan tersebut masih belum diterima olehnya untuk diteken menjadi Surat Keputusan (SK).

“Belum ada di meja saya, jadi belum saya teken tentunya. Kalau sudah ditangan akan saya teken, apa susahnya sih, cuma tandatangan saja,” ujar Nurdin menjawab pertanyaan wartawan di usai menghadiri Musrenbang Provinsi Kepri di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, kemarin.

Ditegaskannya, apabila sudah diteken, maka keesokan harinya sudah harus diberlakukan. Diakuinya, dirinya juga baru pulang dari kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna. Menurutnya, keputusan dalam minggu ini harus dirampungkan. Karena penurunan harga Bahan Bakar Minyak.

“Kalau Dishub dan pihak-pihak terkait sudah menyepakati penurunan tarif, sayakan tinggal teken saja. Dalam minggu ini sudah harus diberlakukan,” tegas Nurdin.

Sementara itu, Kepala Bidang Perhubungan Laut, Aziz Kasim Djou mengatakan hasil pembahasan tarif baru sudah diparaf oleh Plt Sekda dan Biro Hukum Provinsi Kepri. Saat ini, berkas tersebut sudah ditangan ajudan Wakil Gubernur Kepri, untuk diserahkan kepada Pak Wagub.

“Kita berharap hari ini (kemarin,red) atau besok (hari ini,red) sudah diteken oleh Bapak Wakil Gubernur. Sehingga bisa segera diberlakukan,” ucap Aziz singkat menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri sudah merampungkan pemabahasan penurunan tarif transportasi laut pada Jumat (8/4). Sedangkan transportasi darat dan angkutan kota dalam provinsi selesai pada Senin (11/4) paska turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) 1 April lalu.

Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri bersama operator kapal menyepakati penurunan tarif transportasi laut yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan besin 2,6 perseb sampai 4,8 persen dari tarif sebelumnya, imbas dari penurunan harga BBM. Khusus Batam-Pinang tarif baru Baruna Rp57.500, sedangkan Marina Rp52,500 ribu.

“Dengan berbagai pertimbangan, kita sepakati bersama penurunan arif angkutan laut dengan BBM solar diturunkan sebesar 2,6 persen. Kesepakatan itu untuk tranaportasi dalam Provinsi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Muramis melalui Kepala Bidang Perhubungan Laut. Aziz Kasim Djou usai rapat bersama di Kantor Dinas Perhubungan Kepri, Tanjungpinang, Jumat(8/4) lalu.

Sementara itu, lewat pembahasan bersama dengan pihak operator dan perwakilan masyarakat, disepakati penurunan tarif untuk AKDP dan Kapal Roro turun sebesar 3,8 persen. Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Kepri, Bambang Hartanto mengatakan persentase penurunan tarif untuk AKDP dan Roro tetap mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan.

“Sudah kita sepakati bersama terjadi penurunan tarif 3,8 persen. Khusus Roro dari golongn I sampai golongan IX, semuanya pengalami penurunan,” ujar Bambang usai rapat di Kantor Dishub Kepri, Senin (11/4) lalu.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar