Lagi 4 WNI Diculik di Filipina

1929
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sepuluh sandera belum bisa dibebaskan, empat orang WNI kembali diculik.

Pembajakan kapal berbendera Indonesia kembali terjadi. Jumat (15/4) sekira pukul 18.30, dua kapal yakni kapal tunda TB Henry dan kapal Tongkang Cristi disergap kelompok yang lagi-lagi diduga Abu Sayyaf, di perairan perbatasan Malaysia-Filipina.

Kapal tersebut dalam perjalanan kembali dari Cebu, Filipina, menuju Tarakan. Di atas kapal, terdapat sepuluh ABK WNI. Dalam peristiwa tersebut satu orang ABK tertembak, lima selamat dan empat diculik.

Satu ABK yang tertembak sudah diselamatkan oleh Polisi Maritim Malaysia ke wilayah Malaysia guna mendapatkan perawatan. Informasi terakhir yang diperoleh bahwa meskipun mengalami luka tembak namun yang bersangkutan dalam kondisi stabil.

Lima ABK lain yang selamat bersama kedua kapal dibawa oleh Polisi Maritim Malaysia ke Pelabuhan Lahat Datu, Malaysia.

Di situs resminya, Kementerian Luar Negeri mengaku sudah berkordinasi langsung dengan manajemen perusahaan untuk mendapatkan informasi mengenai detail peristiwa tersebut. Saat ini Kementerian Luar Negeri juga terus melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pihak di dalam negeri maupun di Malaysia dan Filipina. (adk/jpnn)

Respon Anda?

komentar