Ayah Tak Sanggup Bayar Biaya, Jenazah Bayi Salsabila Sempat Ditahan Rumah Sakit

2195
Pesona Indonesia
Suasana duka di rumah Indra. foto:eggi idriansyah/batampos.co.id
Suasana duka di rumah Indra. foto:eggi idriansyah/batampos.co.id

batampos.co.id – Jenazah Indah Salsabillah, bayi berumur 4 bulan sempat ditahan oleh pihak Rumah Sakit Santa Elisabeth karena belum membayar biaya Rumah Sakit Santa Elisabeth sebesar Rp. 20.092.694.

Sebelumnya Indah Salsabilah dirawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth pada Rabu, 10 April 2016 lalu karena mengalami lendir pada paru-parunya. Setelah perawatan selama 6 hari atau tepatnya pada 16 April 2016 pukul 05.46 WIB bayi Indah Salsabilah meninggal dunia.

“Setelah perawatan selama 2 hari di rumah sakit santa, kami dari keluarga berencana mau memindahkannya karena tidak sanggup dengan biaya yang besar di rumah sakit swasta,” ungkap ayah Indah Salsabilah, Indra, Sabtu (16/4).

Indra mengatakan saat itu pihak rumah sakit enggan memberikan rujukan karena kondisi bayi Indah Salsabilah sendiri saat itu dalam kondisi kritis.

“Rumah sakit menolak, karena kondisinya saat itu sedang kritis,” cerita Indra.

Karena mendapatkan penolakan dari rumah sakit, akhirnya pihak keluarga sepakat untuk melanjutkan perawatan di Rumah Sakit Santa Elisabeth hingga akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (16/4).

“Pagi tadi sempat ditahan karena mereka meminta melunasi biaya rumah sakit. Tapi alhamdulillah, pak Andi Kusuma menjamin semuanya tadi,” cerita Indra.

Walaupun sudah mendapat jaminan dari Andi Kusuma, Indra pun kemudian membuat perjanjian dengan pihak rumah sakit untuk membayar biaya rumah sakit dengan cara dicicil hingga 12 kali.

Oleh sebab itu Indra berharap uluran tangan para dermawan untuk dapat membantu meringankan beban guna membayar biaya rumah sakit.(eggy)

Respon Anda?

komentar