Biaya Penerbangan Haji Turun

489
Pesona Indonesia

Saudi-arabian_Dalil-Harbatampos.co.id – Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun ini dipastikan akan mengalami penurunan. Sebab, dua maskapai penerbangan haji, Garuda dan Saudia Arabia Airlines (SAA), menawarkan penurunan harga tiket pesawat yang lebih rendah dibandingkan musim haji tahun lalu.

Harga tiket pesawat untuk penerbangan haji untuk Garuda ditawarkan USD 1.945 per jamaah atau sekitar Rp 25,5 juta. Sementara untuk maskapai Saudi Arabian Airlines senilai USD 1.877 per jamaah (Rp 24,6 juta). ”Saudi Airlines lebih murah karena kebanyakan mengangkut jamaah dari embarkasi wilayah barat Indonesia,” kata Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay di gedung DPR kemarin (15/4).

Saleh menjelaskan, dibandingkan tahun lalu, harga penerbangan yang ditawarkan itu lebih rendah. Dia mengatakan rata-rata harga penerbangan haji tahun lalu adalah USD 2.146 (jika dikurskan saat ini Rp 28,2 juta). DPR berjanji akan mendalami harga yang ditawarkan dua maskapai langganan angkutan haji itu.

Dia menegaskan, kontrak penerbangan haji baru bisa dilakukan setelah BPIH 2016 ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag) dan DPR. Terkait dengan penggunaan mata uang dolar, hanya dipakai saat pembahasan saja. Nanti ketika sudah teken kontrak, akan memakai mata uang rupiah.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Jamil mengatakan, awalnya mereka mengundang semua maskapai yang ada di Indonesia untuk ikut tender angkutan haji. Namun setelah dilakukan penjelasan teknis, lagi-lagi hanya Garuda dan SAA yang menyatakan kesanggupan menyelenggarakan angkutan udara ibadah haji.

Terkait dengan harga yang ditawarkan dua maskapai tadi, Jamil mengatakan sudah melalui sejumlah kajian. Diantaranya adalah harga avtur, nilai tukar rupiah, dan harga sewa guna (leasing) pesawat. Jamil berharap pembahasan BPIH bisa segera tuntas. Diperkirakan BPIH sudah bisa ditetapkan pada pekan ketiga April. (wan/agm/jpgrup)

Respon Anda?

komentar