Dana Hibah Belum Cair, Aktivitas UMRAH Terancam Terganggu

604
Pesona Indonesia
Universitas Maritim Raja Ali (UMRAH) Tanjungpinang. foto:dok
Universitas Maritim Raja Ali (UMRAH) Tanjungpinang. foto:dok

batampos.co.id – Aktivitas dan operasional Universitas Maritim Raja Ali (UMRAH) Tanjungpinang terganggu. Lantaran belum kunjung cairnya dana hibah sebesar Rp 15 miliar dari Pemprov Kepri yang dianggarkan lewat Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri.

“Yang jelas, terkait persoalan ini kami sudah berupaya berkali-kali mengajukan permohonan. Dengan harapkan dana hibah tersebut diproses. Sehingga bisa dipergunakan sesuai kebutuhan universitas,” ujar Rektor UMRAH, Prof Syafsir Akhlus kepada wartawan, kemarin.

Menurut Rektor, pihaknya juga tidak mengetahui apa penyebabnya. Disebutkannya, dana hibah itu dipergunakan untuk membayar tunjangan dosen dan staf UMRAH dari unsur terkecil hingga tertinggi yang sejak enam bulan lalu sampai sekarang belum dibayar. Dana tersebut juga akan dipergunakan untuk kegiatan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya prihatin dengan kondisi ini. Karena jika berlarut-larut, maka akan menggangu aktivitas di lingkungan UMRAH,” ucapnya.

Masih kata Rektor, imbas belum diproses dana hibah itu, memunculkan banyak persepsi negatif. Bahkan Dirinya sebagai pimpinan di UMRAH pun terkena dampaknya. Syafsir menegaskan secara administrasi, UMRAH sudah menyerahkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan pencairan dana hibah itu. Bahkan surat rekomendasi pencairan dana hibah itu sudah ditandatangani pihak terkait.

“Sejak awal, jajaran UMRAH ditugaskan untuk menangani permasalahan itu, tetapi tetap tidak terealisasi, karena tergantung Disdik Kepri. Saya tidak mengerti kenapa Disdik Kepri menahannya,” keluh Rektor dengan nada kesal.

Ditambahkannya, pejabat UMRAH yang ditugaskan menangani permasalahan itu juga telah menemui Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang Yatim Mustafa. Akan tetapi, tetap saja tidak memperoleh hasil yang positif, sesuai harapan para dosen dan staf.

“Saya mengimbau Kepala Dinas Pendidikan Kepri tolong memperhatikan nasib keluarga besar UMRAH, karena tidak ada hambatan lain,” tutupnya.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar