Kembangkan Wisata di Buru Diperlukan Rp 30 Miliar

970
Pesona Indonesia
Sisut Cagar Budaya Makam Badang, Pulau Buru. foto:mencuriwaktu.wordpress.com
Sisut Cagar Budaya Makam Badang, Pulau Buru. foto:mencuriwaktu.wordpress.com

batampos.co.id – Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, menyimpan keanekaragaman situs budaya, dan sejarah yang dapat menjadi objek wisata unggulan. Untuk mengembangkan objek wisata di Buru ini, sangat diperlukan anggaran yang nilainya mencapai Rp 30 miliar.

Adapun situs sejarah yang menjadi objek wisata unggulan dan perlu dikembangkan yakni, Makam Si Badang yang melegenda di tengah-tengah masyarakat. Kemudian, cagar budaya Masjid Abdul Gani yang merupakan masjid tertua di Karimun peninggalan kerajaan Melayu Riau-Lingga.

Lalu Pantai Tanjungambat yang keelokan pasir dan panoramanya tidak kalah dari objek wisata pantai lainnya. Berikutnya ada Kelenteng Vihara Cetiya Tri Dharma, serta Tugu Lukah. Dan terakhir, ada pemandian air panas di Desa Tanjungutan, Kecamatan Buru.

“Objek wisata yang ada di Kecamatan Buru memang perlu dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan bagi Kabupaten Karimun, maupun Kepri. Untuk pengembangannya, kita memerlukan anggaran sebesar Rp 30 miliar. Dan kita mencoba meminta bantuan anggaran pendamping dari pusat maupun Kepri,” tutur Bupati Karimun Aunur Rafiq saat membuka Musrenbang belum lama ini.

Disebutkan Rafiq, pengembangan objek wisata di Kecamatan Buru menjadi program dan prioritas Pemerintah Kabupaten Karimun di tahun 2017. Diyakini, pembangunan destinasi wisata yang sangat bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, baik di Kabupaten Karimun maupun Provinsi Kepri.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata Karimun sudah menyiapkan paket delapan jam destinasi wisata di Buru sebagai program kepariwisataan unggulan. Di mana wisatawan akan memulai perjalanan dari Tanjungbalai Karimun menuju Pulau Buru menggunakan kapal wisata yang terbuat dari kayu namun didesain seindah mungkin dengan nuansa khas Karimun.

“Di Pulau Buru, wisatawan nantinya diajak mengunjungi sejumlah obyek wisata unggulan. Diantaranya, cagar budaya Masjid Abdul Gani, Makam Si Badang, cagar budaya Kelenteng Vihara Cetiya Tri Dharma,” papar Syuryaminsyah.

Sejenak wisatawan pun diajak Pantai Tanjung Ambat di Lubuk Puding, dan terakhir mandi di objek wisata air panas Desa Tanjungutan.

“Penyiapan paket delapan jam destinasi wisata ke Pulau Buru, merupakan bagian dari program destinasi ‘Wonderful Kepri’,” tegasnya. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar