Mei 2016, Ruas Jalan Simpang BNI-Ocarina Dilebarkan

725
Pesona Indonesia
Kepala Dinas PU Kota Batam, Yumasnur. Foto: Wijaya Satria/ Batam Pos
Kepala Dinas PU Kota Batam, Yumasnur. Foto: Wijaya Satria/ Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam tengah menyiapkan lelang untuk pelebaran jalan Simpang BNI menuju ke Simpang Bundaran Tuah Madani atau bundaran menuju Ocarina, Batamcenter dan arah sebaliknya. Jika proses lelang di bulan ini lancar, diperkirakan tahapan pengerjaan tak akan lama lagi.

”Kalau sudah ada pemenang, mungkin Mei 2016 sudah mulai bisa dikerjakan,” kata Kepala Dinas PU Kota Batam, Yumasnur, kemarin (15/4).

Menurut dia, kedua jalan itu akan dilebarkan menjadi enam lajur, dari yang ada saat ini empat lajur. Masing-masing jalur mulai dari Simpang BNI-Bundaran Madani maupun sebaliknya yang saat ini hanya ada dua lajur akan bertambah menjadi tiga lajur. Pengembangan jalan ini dinilai mendesak mengingat kepadatan lalu lintas yang melalui jalan itu saban harinya.

”Karena saat ini saja kita bisa lihat jalan itu sudah mulai macet, apalagi kalau pagi dan jam pulang kerja sore hari,” papar Kepala Dinas.

Proyek penataan dan pelebaran jalan di Simpang BNI menuju ke Bundaran Tuah Madani Batamcenter dan sebaliknya ini, selain melebarkan jalan, juga meliputi pembangunan pedistrian dan drainase. Panjangnya kurang lebih 1,5 kilometer. Anggaran yang disiapkan juga tak sedikit. ”Pagu anggarannya kurang lebih Rp 15 miliar,” kata dia.

Proyek pelebaran jalan di Batamcenter ini merupakan kelanjutan dari proyek pembangunan infrastruktur pelebaran jalan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang pada tahun sebelumnya dimulai dengan pelebaran jalan di Jodoh-Nagoya.

Di tahun ini juga, Pemko Batam juga akan kembali melebarkan jalan di wilayah Nagoya, tepatnya dimulai dari Simpang Kawi Jaya menuju ke Simpang Telkom Pelita sepanjang kurang lebih 800 meter.

Rencananya, proyek pelebaran jalan Nagoya tahap II itu, selain melebarkan jalan juga termasuk pembangunan pedistrian, dan tembok penahan. ”Ada kegiatan pengasapalan untuk jalan yang tahun lalu dilebarkan, anggarannya sekitar Rp 12 miliar,” terang dia. (rna)

Respon Anda?

komentar