(ilustrasi)
(ilustrasi)

batampos.co.id – Sungguh tragis nasib yang dialami Poltak Mopar Hutapea, seorang warga Kota Pematangsiantar, Sumut. Setelah sebelas bulan dinyatakan hilang, dia ditemukan sudah jadi tengkorak.

Peti warna coklat berisi tengkorak almarhum yang akrab dipanggil Pak Nova itu tiba di rumah duka pada hari Jumat (15/4) setelah dijemput pihak keluarga dari Rumah Sakit Adam Malik Medan.

Salah seorang kerabat korban, M Hutapuea, menceritakan pada 14 Mei Tahun 2015 lalu almarhum pamit kepada istrinya Netty Sibua melalui telepon genggam.

Dia permisi akan berangkat membawa penumpang. Waktu itu, korban membawa mobil Avanza warna hitam BK1663 TV.

Pasca permisi itu, keberadaan korban tidak ditketahui lagi dan sama sekali tidak ada kabar, meskipun telepon genggam miliknya sudah dihubungi berkali-kali.

Tapi tetap tidak ada kabar. Sehingga keluarga memutuskan melapor ke Polresta Siantar tanggal 19 Mei 2015.

Setelah membuat laporan orang hilang, pihak keluarga masih terus melakukan pencarian. Hingga beberapa bulan berikutnya, ada pemberitaan salah satu media yang menyebutkan ada penemuan tengkorak di daerah Patumbak dan dibawa ke RS Adam Malik.

Dari pemberitaan itu, pihak keluarga berinisiatif pergi ke RS Adam Malik. Selanjutnya setelah dilakukan pengecekan, dilihat dari ciri-ciri serta indentifikasi berupa pakaian, ikat pinggang, dan celana jeans serta gigi palsu, mereka meyakini tengkorak itu merupakan almarhum Poltak.

Selanjutnya, pihak keluarga mengurus pengambilan jenazah dengan cara melapor ke Polsek Patumbak. Kemudian dilakukan tes DNA di Labfor Polda Sumut. Setelah dinyatakan cocok, tengkorak baru diperbolehkan dibawa ke rumah duka.

Pantauan wartawan, sejumlah warga berdatangan ke rumah duka untuk melayat dan digelar kebaktian singkat dipimpim Pdt MN Naibaho STh MM. Kemudian dilanjutkan dengan pemakaman di TPU Jalan Rakuta Sembiring. (mag-01/sam/jpnn)

Respon Anda?

komentar