Tanpa Sebab Pengunjung Warung Dibacok Pakai Celurit

592
Pesona Indonesia
Kapolsek Kota Balai Karimun, Kompol Wisnu Edhi Sadono. foto:sandi/batampos
Kapolsek Kota Balai Karimun, Kompol Wisnu Edhi Sadono. foto:sandi/batampos

batampos.co.id -Seorang pengunjung di salah satu warung tempat minum di Kali Baru, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, menjadi korban penganiayaan oleh pengunjung lainnya yang juga sedang berada di warung tersebut, Kamis (14/4) malam pukul 20.40 WIB. Korban dibacok dengan menggunakan celurit.

Pengunjung warung yang menjadi korban pembacokan adalah Samsul, 27. Sebelum kejadian, korban bersama 10 orang rekannya duduk-duduk di warung sambil minum. “Dan, di depan tempat korban duduk ada dua orang yang sedang duduk sambil minum,” kata Kapolsek Kota Balai karimun, Kompol Wisnu Edhi Sadono, Jumat (15/4).

Selanjutnya, kata Kapolsek, tanpa ada sebab apa-apa salah satu pengunjung yang duduk di depan rombongan korban langsung datang sambil mengeluarkan kata-kata kepada korban yang menyatakan korban preman dan gangster. Setelah itu, pelaku langsung mengeluarkan celurit dan membacok ke arah korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek di pelipis mata sebelah kiri, dagu dan juga dada sebelah kiri.

”Pada saat kejadian, rekan-rekan korban semuanya melarikan diri. Sehingga, hanya tinggal korban sendiri. Begitu juga dengan rekan pelaku tidak memberikan bantuan atau berusaha melerai. Melainkan hanya melihat saja. Akibat dari penganiayaan tersebut korban harus dirawat di rumah sakit untuk menjalani perawatan. Luka robek di pelipis harus mendapatkan 8 jahitan dan di dagu dijahit 13. Sedangkan di dada hanya mendapatkan rawatan biasa,” jelasnya.

Korban sendiri, lanjut Kapolsek, baru membuat laporan Jumat siang. Sebab, usai kejadian korban harus dirawat di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan dan keterangan korban bahwa korban tidak punya kenal dengan pelaku. Sehingga, tidak pernah punya masalah dengan pelaku. Termasuk ketika berada di dalam warung tidak ada melakukan hal-hal yang menyinggung pelaku.

”Laporan korban sudah kita terima dan saat ini sedang melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi-saksi yang kita minta menerangkan bahwa setelah melakukan penganiayaan pelaku langsung melarikan diri. Dan, pemilik warung juga tidak mengenal dengan pelaku, karena tidak biasa datang ke warung. Saat ini, kita masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini,” papar Wisnu. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar