Wisatawan Filipina Mulai Gemar ke Kepri

789
Pesona Indonesia
Seorang wisman sedang memotret seribu patung di Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Tanjungpinang, pada perayaan Imlek, Februari lalu. Provinsi Kepri kini kian jadi destinasi wisata favorit wisman Asia Tenggara. Baik itu Singapura, Malaysia, dan bahkan Filipina. F. Faradilla / Batam Pos.
Seorang wisman sedang memotret seribu patung di Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Tanjungpinang, pada perayaan Imlek, Februari lalu. Provinsi Kepri kini kian jadi destinasi wisata favorit wisman Asia Tenggara. Baik itu Singapura, Malaysia, dan bahkan Filipina. F. Faradilla / Batam Pos.

batampos.co.id – Iklim pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dari waktu ke waktu menujukkan pertumbuhan ke arah yang lebih positif. Terbukti, angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) semakin meningkat. Tren positif itu semakin menarik pula bila menilik variasi asal negara wisma yang ada.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat, ada pergerakan masif peningkatan kunjungan wisman dari Filipina. “Pada bulan Januari 2016 turis Filipina yang berkunjung ke Kepri hanya 3.357 jiwa. Tapi di bulan Februari bisa mencapai 14.908 orang,” ungkap Kepala BPS Kepri, Dumangar Hutahuruk, kemarin.

Pelonjakan drastis yang mencapai tiga kali lipat dalam kurun sebulan ini ditandai Dumangar sebagai tren positif. Pasalnya, sebelum-sebelumnya, pergerakan wisman Asia Tenggara hanya didominasi oleh wisman asal Singapura dan Malaysia. Pergerakan wisman dari dua negara ini terbilang tinggi juga bila mengingat letak geografisnya yang berdekatan.

Namun, pergerakan turis Filipina ini jadi bukti tak terbantahkan bahwasanya Kepri semakin dilirik sebagai destinasi wisata utama di Asia Tenggara. Karena di bulan yang sama, wisman Tiongkok hanya berada di posisi keempat dengan kunjungan wisman mencapai 7.150 jiwa atau selisih 193 jiwa dari wisman Jepang yang berada di posisi ketiga.

Sementara secara menyeluruh, jumlah kunjungan wisman ke Provinsi Kepulauan Riau selama bulan Februari 2016 tercatat sebanyak 165.385 orang atau mengalami kenaikan sebesar 15,59 persen dibanding kunjungan wisman selama bulan Januari 2016 yang mencapai 143.078 orang.

Dumangar menjelaskan, bertambahnya jumlah kunjungan wisman selama bulan Februari 2016 disebabkan naiknya jumlah kunjungan wisman di empat pintu masuk yang ada, yaitu di Kota Tanjungpinang naik 40,80 persen, Kabupaten Karimun naik 33,41 persen, Kabupaten Bintan naik sebesar 28,66 persen, dan Kota Batam naik 10,53 persen.

“Kalau dilihat dari data ini, pintu masuk Tanjungpinang juga sudah mulai diminati. Bulan Januari hanya 5.971 orang. Sedangkan sebulan setelahnya bisa mencapai 8.407 orang,” ungkapnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar