14 Tahun Buron Kasus BLBI, Hartono Segera Dipulangkan ke Indonesia

2030
Pesona Indonesia
Samadikun Hartono, buronan kasus BLBI yang berhasil ditangkap di Tiongkok setelah 14 tahun diburu. Foto: youtube
Samadikun Hartono, buronan kasus BLBI yang berhasil ditangkap di Tiongkok setelah 14 tahun diburu. Foto: youtube

batampos.co.id — Tim Pemburu Koruptor gabungan antara Kejaksaan Agung (Kejagung), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri mulai memproses pemulangan buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono.

Buronan yang kabur selama hampir 14 tahun itu rencananya akan langsung diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Jaksa Agung H M. Prasetyo menuturkan, Tim Pemburu Koruptor yang didalamnya ada BIN berhasil menangkap buronan tersebut. Saat ini pemulangannya dalam proses. ”Kejadiannya di luar negeri, tentu memerlukan proses,” paparnya.

Soal kapan tiba di Indonesia, Kejagung belum mengetahuinya. Sebab, proses pemulangan buronan di luar negeri itu tidak mudah.

”Seperti pemulangan mantan Bupati Wonosobo itu, kami harus bekerjasama dengan semuanya,” tuturnya.

Dia menerangkan, Samadikun ini sudah lama terpantau berada di Tiongkok. Namun, dapat dipastikan selama kabur itu berpindah-pindah negara. ”Ya, keliling terus biar tidak tertangkap,” jelasnya.

Keberhasilan menangkap buronan BLBI ini tentunya dengan berbagai cara. Kejagung memastikan ada strategi dan trik khusus yang diterapkan untuk menangkap Samadikun.

”Kami punya cara dan strategi untuk menangkap buronan,” ujarnya.

Bila, sudah sampai di Indonesia, maka Samdikun akan langsung digiring ke Kejagung. Rencananya, akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

”Ke Kejagung dulu ya,” papar mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) tersebut.

Setelah selesai, tentunya hotel prodeo sudah menanti buronan kelas kakap tersebut. Ada sejumlah penjara yang bisa dihuninya, seperti Nusakambangan, Cipinang dan Salemba. ”Ya, bisa di lapas mana saja,” terangnya.

Tidak hanya Samadikun, Kejagung memastikan terus mengejar semua buronan lain. Prasetyo menegaskan bahwa ada buronan lain yang juga terus diintai, diantaranya Edi Tansil dan Tjoko Candra.

”Tapi, semua membutuhkan waktu,” paparnya. (idr/jpgrup)

Respon Anda?

komentar