Ini Kata Jenderal Gatot Soal Tugas Kopassus

2333
Pesona Indonesia
Prajurit Kopassus melakukan aksi ketangkasan usai upacara HUT ke-64 Kopassus di Lapangan Makopassus, Cijantung, Jakarta, Sabtu (16/4/2016). HUT ke-64 Kopassus mengangkat tema kita tingkatkan loyalitas, moralitas dan integritas guna mewujudkan prajurit Kopassus yang hebat, profesional dan dicintai rakyat itu juga disemarakkan dengan parade dan demonstrasi bela diri Yongmoodo, Taekwondo, dan Merpati Putih serta aksi terjun payung. Foto: Imam Husein/Jawa Pos
Prajurit Kopassus melakukan aksi ketangkasan usai upacara HUT ke-64 Kopassus di Lapangan Makopassus, Cijantung, Jakarta, Sabtu (16/4/2016). Foto: Imam Husein/Jawa Pos

batampos.co.id – Tugas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat adalah berlatih dan berlatih untuk siap melaksanakan tugas-tugas khusus yang tidak boleh gagal.

“Kopassus itu ibaratnya angin, bisa dirasakan sejuknya, bisa dirasakan panasnya tetapi tidak tahu bentuknya seperti apa,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada wartawan pada acara Peringatan HUT ke-64 Kopassus di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (16/4/2016).

Jenderal Gatot mengibaratkan Prajurit Kopassus seperti angin. Tidak ada tempat bisa bersembunyi dari Kopassus selama masih ada angin. Jadi, Prajurit Kopassus bisa masuk dan keluar tanpa terlihat, makanya mereka hanya berlatih, berlatih, dan berlatih.

“Kopassus tidak perlu dipuji, mati tanpa Pusara, dan prestasi tanpa pujian, karena mereka memang dibentuk prajurit-prajurit yang siap melaksanakan tugas,” ujar Panglima TNI seperti dilansir Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI Herindra melakukan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Prajurit Kopassus terbaik yaitu Serka Zulkarnain dan Sertu Dessy. (fri/jpnn)

Respon Anda?

komentar