Pedagang Rujak Pindah Setelah Lebaran

946
Pesona Indonesia
Deretan pedagang rujak di Simpang Rujak, Seraya Atas, Batam. Sumber foto: batamforinfo2
Deretan pedagang rujak di Simpang Rujak, Seraya Atas, Batam. Sumber foto: batamforinfo2

batampos.co.id – Pedagang rujak di Kawasan Seraya Atas (Simpang Rujak), Batam akan segera direlokasikan ke BMC Bengkong, 12 Juli mendatang.

Relokasi ini disesuaikan dengan permintaan pedagang yang meminta waktu kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk pindah setelah Lebaran Idul Fitri.

“Kita sudah kumpulkan sekitar 36 pedagang yang mangkal disana, dan kita sudah sepakati permintaan pindah setelah lebaran,” kata Kepala Dinas PMPK dan UKM Kota Batam, Febrialin, Sabtu (16/4/2016).

Febrialin kemudian menjelaskan secara teknis bahwa para pedagang akan dimintai jaminan oleh pemilik lahan sebesar Rp 1 juta. “Bisa diangsur,” imbuhnya.

Sedangkan untuk biaya sewa, Pemko telah meminta keringanan kepada pemilik lahan. Semula uang sewanya adalah Rp 800 ribu perbulannya, namun khusus untuk para pedagang rujak yang direlokasi ke BMC hanya dikenakan Rp 500 ribu yang berlaku selama satu tahun.

“Setelah itu, uang akan sewanya akan kembali normal. Dan yang perlu diingat, listrik dan air diluar dari biaya sewa tersebut,” katanya.

Relokasi ini sejalan dengan program pemerintahan Walikota Batam, Rudi yang ingin memberikan kesemaptan kepada para UKM untuk bisa mempromosikan barang daganganya kepada masyarakat.

“Kalau pakai ruko kan kecil, makanya Kita sedang mengusahakan lahan yang sangat besar agar bisa difungsikan sebagai tempat pemasaran para UKM,” kata Rudi.

Nantinya di setiap kecamatan akan ditempatkan satu lokasi khusus bagi para UKM.”Jodoh dan Nagoya akan dipadukan, dan Batamcentre rencananya satu tempat,” ujarnya.(leo/bpos)

Respon Anda?

komentar