Hari Ini, Polda Kepri Tetapkan Satu Lagi Tersangka Bansos Natuna

1422
Pesona Indonesia
Anggota Ditkrimsus Polda Kepri menggiring tersangka kasus korupsi dana bansos Kabupaten Natuna, ketua LSM Badan Perjuangan (BP) Migas, M Nazir, Kamis (14/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Anggota Ditkrimsus Polda Kepri menggiring tersangka kasus korupsi dana bansos Kabupaten Natuna, ketua LSM Badan Perjuangan (BP) Migas, M Nazir, Kamis (14/4). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id  – Polda Kepri giat mengusut kasus dugaan korupsi bansos. Hari ini akan ada satu lagi tersangka.

“Senin (18/4), (hari ini red) kami akan tetapkan tersangka baru,” kata Kasubdit III Diteskrimsus Polda Kepri AKBP, Arif Budiman.

Saat ini Polda Kepri memeriksa Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Perjuangan Migas, Muhammad Nazir.

Setelah menetapkan M Nazir sebagai tersangka, polisi bakal membidik tersangka lain. Sebab korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 3,2 miliar itu diduga tak dilakukan satu orang saja.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan, karena pihak kepolisian menduga ada dalang dibalik korupsi ini.

Saat ditanyakan nama atau inisial selanjutnya tersangka korupsi Bansos Migas ini, Arif mengungkapkan bahwa masih belum bisa mengungkapkannya. “Proses penyidikan masih berjalan, tunggu saja,” ujarnya.

Kasus bansos Migas yang menguras APBD Pemkab Natuna ini, sudah lama bergulir mulai dari tahun 2011,2012 dan 2013. Kerugian negara akibat korupsi sekitar Rp 3.2 miliar.

“Dipertanggung jawabkan oleh M Nazir ini cuman 1.2 saja,” ungkap Direktur Dirkrimsus Pold Kepri Kombes Pol, Budi Suryanto pada beberapa waktu lalu. (ska/ray/jpnn)

Respon Anda?

komentar