“Kontras Mu Bisu”, Liputan Batam TV Raih Frans Seda Award 2016

1205
Pesona Indonesia

batampos.co.idBatam Televisi kembali mengukir prestasi di level nasional. Liputan kemanusiaan berjudul, “Kontras Mu Bisu” meraih Frans Seda Award 2016.

Frans Seda Award adalah sebuah penghargaan yang dirintis oleh Yayasan Atma Jaya, yang terinspirasi dari nama seorang negarawan Indonesia bernama Frans Seda (1926-2009). Frans Seda juga adalah tokoh perintis dan pendiri Atma Jaya.

Liputan Batam Tv tersebut berkisah tentang penghuni pertama Pulau Penampi, Batam Centre, Batam, yang hidup sederhana. Kontras dengan kehidupan di Kota Batam yang gemerlap dan hanya berjarak kurang dari 2 kilo meter dari pusat pemerintahan Kota Batam di Batam Centre.

Pulau tersebut kini masih dihuni Anton Saga dan anak cucunya yang tinggal 8 kepala keluarga.

Saat Batam masih hutan belantara, Anton sudah menghuni pulau tersebut tahun 1970-an. Ia menikah dengan seorang wanita suku laut dan menetap di pulau itu hingga saat ini.

Meski Kota Batam kini sudah maju, namun kehidupan Anton jauh dari kata sejahtera. Air bersih dan listrik tak pernah mengalir ke Pulau itu.

Tak hanya itu, mata pencahariannya sebagai nelayan terus tergerus oleh pencemaran laut dari aktivitas pembangunan di Kota Batam.

Bahkan, pulau yang ia huni terancam diambil pengembang yang terus melakukan reklamasi (selengkapnya lihat videonya di atas atau di youtube: https://www.youtube.com/watch?v=t7jb6sFww0c).

Pemimpin Redaksi Batam TV Bintoro Suryo mengatakan, pemberian penghargaan itu direncanakan 20 April 2016 mendatang di kampus Unika Atma Jaya Jakarta.

Liputan ini dibuat oleh Herman Asyaari (reporter), Sumartono (kameramen), N. Bayuangga (video editor), Sylvanny Syafrudin (narator), dan diproduseri Bagong Sastranegara. (nur)

Respon Anda?

komentar