PLN Tak Mampu Suplai Listrik, MTQ Natuna Terancam Gelap Gulita

976
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Manager PLN Rayon Ranai Fauzar Zain, mengatakan, pihaknya tidak bisa memenuhi permintaan Pemkab Natuna untuk menambah jadwal operasi pembangkit listrik di Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-8 April ini.

”Daya pembangkit yang dimiliki pembangkit listrik di Kelarik belum mencukupi untuk penambahan beban,” kata Fauzar, Sabtu (16/4/2016).

Fauzar menjelaskan, kapasitas mesin pembangkit PLN di wilayah Bunguran Utara adalah sebesar 200 KVA dan hanya bisa dioperasikan selama 14 jam dalam sehari. Setiap harinya, kata Fauzar, PLN meladeni keperluan listrik warga sekitar sejak pukul 17.00 hingga 07.00 WIB.

”Kapasitasnya hanya 200 KVA. Jam operasinya belum bisa non stop 24 jam. Tentu pertimbangan kondisi ini kami minta maaf kepada Pemerintah Daerah karena belum bisa memenuhi permintaan untuk menambah jam operasi,” ungkap Fauzar.

Dikatakan Fauzar, PLN bisa saja melayani kebutuhan listrik pada pelaksanaan MTQ di Kelarik. Namun penerangan rumah warga terpaksa harus dialihkan. Artinya rumah warga padam total selama berlangsungnya MTQ.

”Kalau itu disetujui masyarakat dan Pemerintah Daerah, kami bisa mengupayakan opsi ini. Tapi pelayananan listrik hanya fokus di lokasi MTQ saja,” ujarnya. (arn)

Respon Anda?

komentar