Politeknik Batam dan Pertamina Serahkan Bantuan Alat Las ke Warga

1226
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Politeknik Negeri Batam dan PT Pertamina menyerahkan bantuan peralatan pengelasan teralis kepada lima warga Perumahan Arira, Jumat (15/4). Peralatan itu menjadi bekal bagi kelimanya untuk membuka usaha pengelasan.

“Ini bentuk program pengabdian Politeknik Batam sekaligus program Tanggung Jawab Sosial (CSR) PT Pertamina kepada masyarakat,” kata Ketua Panitia, M Hasan Albana, usai menyerahkan bantuan.

Total, ada 22 jenis peralatan pengelasan yang diberikan. Semuanya masih baru. Kelima warga tersebut membentuk satu kelompok dan mendirikan usaha pengelasan.

Pelatihan diberikan selama empat hari, terhitung dari Senin (11/4) lalu. Kelimanya mendapat materi dasar pengelasan sekaligus kewirausahaan. Termasuk di dalamnya, manajemen pembukuan usaha. Sebab, usaha ini milik bersama.

“Kalau tidak ada pembagian yang jelas, pasti ada masalah. Jadi kemarin sudah disepakati juga berapa persen bagian untuk masing-masing,” tambah Dosen Teknik Mesin Politeknik Negeri Batam tersebut.

Koordinator Peserta Pelatihan, Yusril, berniat tidak menyia-nyiakan pelatihan yang ia dapatkan dari Politeknik Negeri Batam tersebut. Karena, menurutnya, pelatihan itu memang bermanfaat. Dengan pelatihan itu, ia bisa mengenal segala macam peralatan mengelas yang ternyata tidak sedikit.

“Ada juga anggota yang awalnya tidak bisa mengelas tapi sekarang, selesai pelatihan, jadi bisa mengelas,” ujar Yusril mewakili anggota kelompoknya.

Kerjasama Politeknik Negeri Batam dan PT Pertamina ini perdana dilakukan. Namun, bukan tidak mungkin, kerjasama ini akan berulang kembali. Perwakilan PT Pertamina, M Amri – dari Depot Pengisian Pertamina Utama Hang Nadim, menyatakan, kerjasama ini akan berlanjut apabila kegiatan perdana ini sukses.

“Semoga pelatihan yang diberikan bermanfaat dan usaha pengelasan itu tetap ada,” tuturnya dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, Lurah Batubesar Nur Amri merasa bangga dengan kelima anggota warga Perumahan Arira tersebut. Sejak pelatihan sampai kegiatan puncak, kelima warganya itu tidak pernah absen. Ia berharap, mereka dapat menjadi pionir bagi masyarakat lainnya.

“Jangan bosan-bosan mengucurkan CSR-nya, Pak Amri. Karena kegiatan ini bisa meningkatkan ekonomi di Kelurahan Batubesar,” katanya. (ceu)

Respon Anda?

komentar