TNI AL Tangkap Kapal MV Selin

2131
Pesona Indonesia
Kapal Pancing MV Selin diamankan TNI AL karena memancing ikan di perairan Indonesia tanpa izin. Foto: istimewa
Kapal Pancing MV Selin diamankan TNI AL karena memancing ikan di perairan Indonesia tanpa izin. Foto: istimewa

batampos.co.id – Tim WFQR (Western Fleet Quick Response) Lantamal IV Tanjungpinang menangkap MV Selin GT 78 jenis kapal pancing ikan berbendera Malabo (Negara bagian Afrika Selatan) pada Sabtu (16/4/2016) lalu.

Proses penangkapan berlangsung di utara Bintan perairan Berakit pada posisi 01 19 026 U-104 34 901 T. dengan ABK 4 orang.

Nakhoda berkewarganegaraan Singapura, sedangkan 3 orang lainnya berkewarganegaraan Indonesia.

Sementara itu, di dalam kapal juga ditemukan 13 orang penumpang, 7 orang berkewarganegaraan Singapura, dan 6 orang berkewarganegaraan Malaysia.

Dari hasil pemeriksaan sementara serta keterangan ABK kapal MV Selin berbobot GT 78 mereka berangkat dari Singapura mencari ikan namun mereka memasuki wilayah perairan Indonesia menangkap ikan tanpa ijin sehingga ditangkap Tim WFQR Lantamal IV.

Selanjutnya, kapal dikawal ke Pos Angkatan Laut Berakit untuk dilaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan serta pemeriksaan barang-barang haram lainnya seperti Narkoba dan barang terlarang lainnya.

Pada kesempatan tersebut Danlantamal IV Laksma TNI S Irawan, memberikan keterangan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Imigrasi Tanjungpinang untuk pemeriksaan orang asing yang sudah kita amankan.

“Sesuai dengan komitmen Lantamal IV dan Perintah dari Pangarmabar untuk terus mengintensifkan, menjaga serta mengamankan seluruh potensi dan sumberdaya alam laut diwilayah perairan Kepri dari tindakan-tindakan ilegal,“ ujar Irawan.

Dikatakan pula bahwa wilayah Kepri 96 persen adalah lautan dan hanya 4 persen daratan serta didukung potensi kekayaan lautnya yang luar biasa berlimpah, hal ini banyak mengundang kerawanan.

Selain itu, wilayah Kepri berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, membutuhkan kerja sama dan dukungan dari seluruh masyarakat Kepri dan semua jajaran stake holder ikut serta mengamankannya.

“Pola operasi yang kita gelar banyak membuahkan hasil, hal ini berkat kerja sama intelijen dan informasi dari masyarakat serta penajaman fungsi dan tugas Pos-pos Angkatan Laut di seluruh wilayah kerja Lantamal IV ternyata sangat efektif, hal ini untuk mensiasati di tengah keterbatasan anggaran operasional,” pungkas Irawan. (ash/bpos)

Respon Anda?

komentar