15 Orang Terjaring Operasi Bersinar, Ada Perawat dan Ibu Rumah Tangga

896
Pesona Indonesia
Kapolres Karimun, AKBP I Made Sukawijaya. foto:sandi/batampos
Kapolres Karimun, AKBP I Made Sukawijaya. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Sejak dilaksanakannya Operasi Bersinar Seligi 2016 yang dilaksanakan Polres Karimun sejak tiga pekan lalu, polisi berhasil melakukan penangkapan terhadap kurir dan pengedar narkotika yang berada di wilayah hukum Polres Karimun.

”Operasi Bersinar Seligi 2016 ini dimulai sejak akhir bulan lalu dan berakhir besok (hari ini, red). berdasarkan data yang yang ada saat ini ada 11 laporan model A tentang pengungkapan peredaran narkotika berbagai jenis. Seperti sabu dan pil ekstasi. Dari belasan laporan yang kita tangani, terdapat 15 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, baik laki-laki dan perempuan,” ujar Kapolres Karimun, AKBP I Made Sukawijaya, Senin (18/4).

Jumlah tersangka yang saat ini sudah ditahan dan sedang menjalani proses hukum, kata Kapolres, berasal dari pengungkapan yang dilakukan pihaknya sendiri. Seperti, Satuan Reserse Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang (Sat Res Narkoba) Polres Karimun dan termasuk jajaran Polsek. Kemudian ada juga pelimpahan tersangka beserta barang bukti dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan BC Tanjungbalai Karimun.

”Sebagian besar tersangka yang diamankan berstatus sebagai pekerja swasta dan ibu rumah tangga. kemudian, juga ada satu orang aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer di salah satu dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun. Apa yang kita lakukan, ini merupakan bentuk perang terhadap narkoba karena saat ini Indonesia sedang dalam keadaan darurat narkoba. Kita juga menghiumbau kepada seluruh lapisan masyarakat, tertutama pelajar untuk menjauhi narkoba. Mari kita lawan dan basmi narkoba bersama-sama,” paparnya.

Data yang dihimpun Batam Pos, salah seorang ASN yang tertangkap sebagai pengedar narkotika jenis sabu adalah perawat di RSUD. Penangkapannya dilakukan dua pekan lalu di rumah kontarakannya, Kecamatan Karimun. Selain itu, Polres Karimun juga menangani perkara penyelundupan narkotika jenis pil ekstasi yang dibawa oleh kurir WN Malaysia yang jumlahnya lebih dari 9 ribu butir. Ribuan pil ekstasi ini pada pekan lalu telah dimusnahkan. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar