Jarang Diangkut, Warga Buang Sampah di Pinggir Jalan

538
Pesona Indonesia
Tumpukan sampah di pinggir Jalan Trans Barelang. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Tumpukan sampah di pinggir Jalan Trans Barelang. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Karena Petugas kebersihan jarang mengangkut sampah. Warga Perumahan Taman Cipta Asri memilih membuang sampah di pinggir Jalan Raya Trans Barelang.

Akibatnya jalan yang merupakan lintasan destinasi wisata Jembatan Barelang itu pun dipenuhi tumpukan sampah. “Yang ngangkut nggak jelas harinya, sudah tiga hari belum juga diangkut oleh petugas,” kata Ratih warga Perumahan Taman Cipta Asri, Senin (18/4).

Kata Ratih, sampah baru diambil kalau sudah terlihat bertumpuk, hingga berbau busuk. “Sampah itu berasal dari Perumahan Taman Cipta Asri, mereka buang disana, karena petugas kebersihan jarang mengambil sampah di perumahan mereka. Dari pada bertumpuk jadi bau, warga akhirnya buang ke sana,” katanya.

Di Perumahan Taman Cipta Asri, petugas kebersihan dalam satu bulan hanya dua kali mengambil sampah. Padahal retribusi selalu diminta kepada warga sebesar Rp 7 ribu per bulan. “Seharusnya petugas mengambil sampah seminggu sekali,” kata Ratih.

Menurutnya, tidak semua warga Perumahan Taman Cipta Asi saja yang membuang sampah di lokasi itu, tetapi sebagiannya juga warga dari perumahan lain.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Yudi Admaji mengatakan, tidak megetahui ada keluhan masyarakat seperti itu. Sejauh ini belum ada warga yang melapor. “Seharusnya warga melapor melalui Call Center kita,” ujar Yudi.

Yudi mengatakan, akan melakukan pengecekan secepatnya ke Perumahan Taman Cipta Asri, terkait keluhan warga. “Kita juga akan mengevaluasi tim kita di lapangan,” ungkapnya. (cr14)

Respon Anda?

komentar