Militer Filipina Kuasai 3 Markas Abu Sayyaf, Sandera Belum Ditemukan

1421
Pesona Indonesia
Militer Filipina terus siaga menghadapi militan Abu Sayyaf. Foto: istimewa
Militer Filipina terus siaga menghadapi militan Abu Sayyaf. Foto: istimewa

batampos.co.id – Militer Filipina terus fokus mengambil alih kendali Pulau Basilan dari Kelompok Abu Sayyaf. The Philippines Star melansir, militer berhasil mengamankan tiga markas operasi Abu Sayyaf di Basilan.

Pada 17 April lalu, tentara yang beroperasi berhasil menemukan kemah Abu Sayyaf  di Desa Banguindan, Kota Tipo-tipo.

’’Batalyon Pasukan Pengintai ke-3 dibawah pimpinan Letkol Elmer Sudero berhasil menemukan lokasi kemah pukul 07.15 Minggu lalu. Kemah tersebut tampak ditinggalkan secara buru-buru oleh pihak bandit,’’ terang Juru Bicara Markas Komando Mindanao Barat Filemon Tan.

Di lokasi, pihaknya mengaku telah menemukan beberapa komponen dan alat peledak, perlengkapan berat, serta alat medis yang sepertinya baru digunakan. Kain dengan noda darah dinilai petunjuk bahwa sisa bandit memang membawa korban luka.

’’Dalam hal ini, tidak ada kontak senjata karena pihak Abu Sayyaf hanya melarikan diri saat tentara datang ke lokasi,’’ imbuhnya,

Sebelumnyam tentara Filipina telah mengamankan lokasi pelatihan pasukan Abu Sayyaf di Sitio Bayoko, Desa Baguindan, dan Desa Amaloy di kota Ungkaya Pukan. Namun, tentara mengaku masih terus mengejar sisa Abu Sayyaf untuk menemukan dua tokoh pimpinan Isnilon Hapilon dan Furuji Indama. Apalagi, Furuji Indama diabarkan dalam kondisi kritis.

’’Kami terus berusaha untuk membatasi ruang gerak mereka. Kami percaya kelompok itu saat ini tidak bisa bergrak bebas karena korban-korban yang dibawa,’’ ungkapnya.

Upaya pemerintah Filipina untuk mengatasi Abu Sayyaf setelah mendapat sorotan internasional tampaknya memang siginifikan. Menurut lansiran situs berita Inquirer, pemerintah pun segera mengganti pasukan penanganan terorisme.

Calon pemimpin Resimen Cepat Tanggap (pasukan anti terorisme Filipina, Red) disebutkan Kolonel Alexander Macario.

Sosok baru itu bakal menggantikan pejabat lama yakni Kolonel Danilo Pamonag 26 April nanti.

’’Dia adalah pejabat militer yang matang dengan pengalam memimpin tentara di lapangan. Dilengkapi dengan kualitas yang hebat, dia terus berkembang dan diprediksi bakal menjalani karir yang terus tumbuhhave further honed and prepared him to assume higher command positions,’’ ujar juru bicara Militer Filipina Arnulfo Burgos.

Meski sudah menguasai tiga markas militan Abu Sayyaf, hingga saat ini nasib 14 WNI yang disandera belum jelas. Bahkan, militer Flipinan tidak tahu keberadaan sandera tersebut. Juga belum diketahui apakah seluruh sandera masih hidup atau sudah dieksekusi. (bil/jpgrup)

Baca Juga:
> Abu Sayyaf Keluarkan Ultimatum Soal Uang Tebusan
> 14 WNI masih Disandera Abu Sayyaf
> Batasi Ruang Gerak Abu Sayyaf, TNI Kerjasama Filipina dan Malaysia
> Ini Nama ABK TB Henry yang Diculik Militan Abu Sayyaf
> 10 Sandera Belum Dilepas, Abu Sayyaf Kembali Culik 4 ABK TB Henry
> Sudah 20 Hari, Lokasi 10 WNI Disandera Abu Sayyaf Tak Diketahui
> Tunggu Komando, Pasukan TNI Siap Gempur Militan Abu Sayyaf
> Kata Menlu, 10 Sandera Selamat dari Serangan
> Militer Filipina Mengamuk, 8 Militan Abu Sayyaf Ditembak Mati
> Filipina Tetap Lanjutkan Operasi Pembebasan Sandera
> Ahli Bom Militan Abu Sayyaf Tewas
> Inilah Hambatan bagi TNI untuk Serbu Kelompok Abu Sayyaf
> Abu Sayyaf Suka Menculik lalu Minta Tebusan
> Militer Filipina Berguguran, JK Tetap Yakin 10 WNI yang Disandera Aman
> Mau Bebaskan 10 WNI yang Disandera, 18 Tentara Filipina Tewas, 59 Luka
> Militer Filipina Bentrok dengan Abu Sayyaf, Pemerintah Klaim 10 WNI Masih Aman
> Abu Sayyap Akhirnya Bebaskan Satu Orang Sandera
> Sandera Abu Sayyaf: 10 WNI, 1 Italia, 1 Belanda, 2 Kanada, 1 Norwegia, 3 bakal Dieksekusi Hari Ini
> Batas Tebusan Sandera Berakhir Hari Ini, Retno: 10 WNI Masih Hidup
> Perusahaan Siap Tebus Peter Cs, Warga Batam yang Disandera Abu Sayyaf
> 4 WN Malaysia yang Diculik Diduga Sudah di Markas Abu Sayyaf
> 4 Bulan Lalu, WN Malaysia Dipenggal Militan Abu Sayyaf
> Ini Nama 4 WN Malaysia yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal TG Massive 6 Dirompak, 4 WN Malaysia Disandera, 2 WNI Lolos
> Batas Pembayaran Tebusan Diperpanjang 8 April, 10 WNI yang Disandera Dipecah Dua
> Pulang dari Filipina, Menlu Yakinkan 10 WNI yang Disandera Masih Aman
> Batas Waktu Pemberian Tebusan Habis, Keluarga 10 WNI Disandera Abu Sayyaf Khawatir
> Abu Sayyaf Banyak Link di Indonesia, Ini Saran Mantan Kombatan Filipina
> Batas Pembayaran Tebusan Berakhir Hari Ini, Menlu: 10 WNI yang Disandera Masih Hidup
> Filipina Tolak TNI Ikut Bebaskan Sandera Abu Sayyaf
> Peter Cs Disandera Militan Abu Sayyaf Bersama 11 WNA
> Lokasi 10 WNI Disandera Sudah Diketahui, Tapi…
> Kalau Abang Tak Berangkat Kita Makan Apa? Eh, Ditangkap Militan Abu Sayyaf
> Tolong Selamatkan Peter dari Penyanderaan Abu Sayyaf!
> Menhan RI Kontak Menhan Filipina untuk Operasi Pembebasan Sandera
> Kapten Kapal yang Disandera Militan Abu Sayyaf Ber-KTP Batam
> Inilah Kekuatan Operasi Pembebasan 10 WNI yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> 10 WNI Disandera Militan Abu Sayyaf, Jokowi Kumpulkan Petinggi TNI
> Menanti Pasukan Khusus TNI Selamatkan 10 WNI yang Disandera di Filipina
> Ini Foto-Foto Kapten Kapal TB Brahma 12 yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal WNI yang Disandera Bawa 7.000 Ton Batu Bara
> 10 WNI Disandera, Militan Abu Sayyaf Minta Rp 15 Miliar

Respon Anda?

komentar